Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau 2023

4051
×

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau 2023

Sebarkan artikel ini

Pasokkan Masih Aman, Warga Diminta Hemat Menggunakan Air

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau 2023
Kondisi bendungan Katulampa.

Atas kondisi itu, pihak Bendung Katulampa terus berkoordinasi dengan Perumda Tirta Pakuan, terkait debit air di Bendung Katulampa. Sebab hal itu berkaitan dengan kebutuhan air warga Kota Bogor.

“Kami koordinasi terus terkait debit berapa, karena untuk kepentingan masyarakat Kota Bogor juga. Ke Ciliwung dialirkan, ya 200 liter,” kata Andi.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, kondisi Bendung Katulampa paling mengkhawatirkan pernah terjadi pada 2015. Di mana saat itu, debit air Sungai Ciliwung yang masuk hanya 1.500 liter per detik.

“Irigasinya cuma 1.200 sampai 1.300 liter. Dibagi-bagi saja sama Ciliwung, untuk penggelontoran, ekosistem dan air baku di PDAM Kota dan Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Baca juga: Pangkalan TNI AU Atang Sendjaja Berikan Bantuan Air Bersih ke 3 Desa di Rancabungur
Pasokkan Masih Aman, Warga Diminta Hemat Menggunakan Air

Ia menambahkan, hujan lokal yang mengguyur Kota Bogor beberapa waktu ke belakang, pun tidak mempengaruhi debit air di Bendung Katulampa. Sebab, kenaikan debit air di bendung tersebut dipengaruhi oleh curah hujan di hulu Sungai Ciliwung atau di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor.

Sementara itu, Pemkot Bogor melalui Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor memastikan dua sumber air baku, yang didistribusikan kepada ratusan ribu pelanggan Kota Bogor setiap harinya memasuki musim kemarau ini tetap aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *