Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau 2023

4053
×

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau 2023

Sebarkan artikel ini

Pasokkan Masih Aman, Warga Diminta Hemat Menggunakan Air

Upaya Pemkot Mengatasi Dampak Kemarau 2023
Kondisi bendungan Katulampa.

Sementara itu, beberapa wilayah yang memiliki jaringan Perumda Tirta Pakuan saling interkoneksi antar zona. Sehingga dari total tujuh zona pelayanan, bisa saling dihubungkan untuk membantu ketika ada wilayah yang mengalami gangguan.

“Sejauh ini pelayanan Alhamdulillah, beberapa pelayanan belum ada kendala, kecuali sifatnya gangguan, seperti Pamoyanan, Rancamaya, pipa mengalami pecah sehingga masih recovery wilayah atas saja yang belum mengalir secara normal,” katanya. (Advertorial)

Info Grafis

  1. Mulai pertangahan Agustus, di beberapa daerah sudah mengalami puncak kekeringan.
  2. Kemarau Hingga September. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebagian besar wilayah Indonesia sudah memasuki kekeringan. Selain karena sudah memasuki musim kemarau, ini juga karena adanya efek El Nino.
  3. Debit air surut di Bendung Katulampa terparah tercatat tahun 2015. Debit air Sungai Ciliwung yang masuk saat itu hanya 1.500 liter per detik.
  4. Petugas Bendung Katulampa terus melakukan koordinasi pada Perumda Tirta Pakuan.
  5. Pembagian Debit Air:
    • Sebanyak 2.500 liter dialirkan ke irigasi Kalibaru.
    • Sebanyak 200 liter ke Sungai Ciliwung.
  6. Fakta lain:
    • Hujan yang mengguyur Kota Bogor tidak mempengaruhi debit air di Katulampa.
    • Debit tersebut dipengaruhi oleh hujan di kawasan Puncak.
    • Pantauan BMKG, kawasan Puncak belum diguyur hujan deras selama periode Juli dan Agustus.
    • Kondisi ini sudah termasuk dalam kondisi di bawah normal.
    • Petugas Bendung Katulampa pun akan terus berkoodinasi dengan BMKG untuk memantau cuaca di kawasan Puncak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *