BOGOR, Kobrapostonline.com – Desa Cigudeg Kecamatan Cigudeg Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di kantor desa setempat, Minggu (17/05/2020). Musdesus digelar dalam rangka penetapan calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari dana desa.
Musdesus dipimpin Kades Cigudeg Andi Supriadi dan dihadiri Sekretaris Kecamatan Cigudeg Tirta Jawarta, BPD (Badan Permusyawaratan Desa). Babinsa (Bintara Pembina Desa) dan Bhabinkamtibmas (Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) , para pendamping BLT dari Kecamatan. Kepala Dusun (Kadus), Tokoh Agama, dan Tokoh Masyarakat serta para Ketua RT dan RW.
Kades Cigudeg Andi Supriadi mengatakan, sebelumnya pihak desa telah melakukan pendataan, dan penetapan calon penerima BLT disekati dalam musdesus.
“Tercatat ada 239 keluarga calon penerima BLT dana desa tahun 2020 ini,” kata Andi kepada Kobrapostonline usai Musdesus.
Andi menjelaskan, BLT dikeluarkan dari dana desa tahap ke 2 sebesar 35 persen sesuai petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah.
Menjawab pertanyaan Kobrapostonline tentang data penerima BLT. Andi menerangkan, data tersebut awalnya diperoleh dari Dinas Sosial, yaitu warga yang belum menerima bantuan sosial (Bansos). Namun setelah diverifikasi banyak data ganda yang menerima bantuan.
“Kami menyerahkan data itu kepada RT dan RW untuk melakukan verifikasi ulang. Data warga penerima BLT disepakati, sebagian dari data yang sudah tercatat di dinas sosial dan sebagian lagi data baru,” terangnya.
Lanjut Kades menjelaskan, dana desa tahap ke 2 tahun 2020 ini selain 35 persennya untuk BLT keluarga penerima manfaat (KPM). Sisanya untuk penanganan COVID-19 lainnya.
“Seperti untuk kegiatan sosialisasi, pembelian masker, alat pengukur suhu serta hand sanitaizer dan yang lainnya,” jelasnya.
Baca juga : Empat Desa di Cigudeg Bogor Terima Bansos Gubernur Jabar
Andi menambahkan, musdesus sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat terkait penerima BLT dana desa.
“Masyarakat harus mengetahui siapa saja yang menerima manfaat BLT dana desa. Jika ada pertanyaan dari warga, RT dan RW harus bisa menjelaskannya,” tukas Andi.
Reporter : D. Alek
Editor : Yaso











