Ia menuturkan, tidak mudah masuk serta mendapatkan Adipura. Apalagi ada berbagai kategori penghargaan Adipura, mulai dari Sertifikat Adipura, Piala Adipura dan penghargaan tertinggi yakni Adipura yang terbagi menjadi kelompok kota kecil, kota sedang dan kota besar.
“Adipura ini nilainya sangat mendasar, ada agenda relokasi sistem pada ajang ini sekaligus Adipura sebagai koridor pembangunan daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Bogor, Bima Arya mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Bogor yang sama-sama sudah berikhtiar menjadikan Kota Bogor lebih bersih sehingga setelah berpuluh-puluh tahun Piala Adipura bisa kembali didapat.
“Ini penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup, kebersihan dan pengelolaan sampah yang akhirnya kembali ke Kota Bogor,” katanya.

Baca juga: Warga Bagunde Gerak Jalan Sambil Pungut Sampah Berhadiah Anting Emas
Sebelumnya Kota Bogor pernah meraih Piala Adipura sebanyak 5 kali. Kedatangan Adipura yang ke 6 yang dibawa Wali Kota Bima Arya disambut suka cita pasukan kuning dan jajaran Pemerintah Kota Bogor. Sebelum dibawa ke Balaikota Bogor Piala Adipura diarak menuju lapangan Sempur.
“Seingat saya Kota Bogor terakhir meraih Adipura tahun 1995 sewaktu Kota Bogor dijabat Walikotamadya, Eddy Gunardi. Sebelumnya Walikotamadya Bogor, Suratman, satu kali meraih Adipura, dan Walikotamadya Bogor, Muhammad, meraih Adipura tiga kali berturut turut,” kata mantan Staf Humas, Iyan Sofyan kepada Kobra Post Online.
Bahkan, kata dia, Kota Bogor juga sempat menjadi nominasi peraih Adipura Kencana, namun gagal, dan hanya meraih Adipura.












