BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Kota Bogor sudah merencanakan membangun Gedung Kesenian yang refresentatif, namun hal itu tertunda akibat pandemi covid 19.
“Sebetulnya sudah kita rencanakan, namun faktor pandemi memperlambat proses,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menanggapi tulisan artikel Gedung Kesenian Kamuning Terbengkalai yang dimuat di Kobra Post Online.
Dedie menjelaskan, bahwa pada Tahun 2020 sudah dialokasikan anggaran Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan gedung itu yang berlokasi di Bubulak, tepatnya di Terminal Bubulak. Namun, anggarannya direfokusing untuk penanganan Covid 19.
“Insya Allah suatu saat Gedung Kesenian Kota Bogor akan terwujud,” kata Dedie kepada Kobra Post Online, Jum’at (29/7) lalu.
Sebelumnya, penulis Ruang Cinta Pusaka, Rachmat Iskandar, mempertanyakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Bogor tak punya rencana ke depan yang lebih jauh dan baik. Untuk membangun gedung itu atau Balai Budaya representatif, yang dibanggakan serta mampu menyatukan visi dan misi para seniman juga budayawannya.
Rachmat merasa aneh, jika Kota Bogor di usia yang ke 540 tahun itu masih belum memiliki sebuah Gedung Kebudayaan yang patut dibanggakan. Juga sebagai pemicu semangat sekaligus membangun harga diri sebuah kota pusaka yang memiliki sejarah panjang katanya. Mimpi keinginan untuk mewujudkan gedung itu seyogianya muncul dari Disparbud Kota Bogor.












