Para orang tua, lanjut About, pernah mengusulkan kepada dirinya menginginkan adanya pergelaran kesenian Sunda wayang golek ini.
“Mereka sudah sangat kangen adanya pergelaran ini, dan sedari siang diisi oleh Tari Jaipong. Kami akan tetap melestarikan kesenian Sunda ini serta Insya Allah akan digelar setiap tahunnya,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Rancabungur, Dita Aprilia mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Pasirgaok. Dalam hal ini menghadirkan pagelaran wayang golek untuk masyarakat Desa Pasirgaok.
“Ini memang sudah lama sangat dinantikan oleh masyarakat, pesta rakyat ini dalam rangka memeriahkan gebyar HUT RI ke 78,” kata Dita seusai menilai lomba tumpeng.

Baca juga: Kemeriahan Pelepasan Siswa Kelas VI SDN Rancabungur 4
Lanjut Dita, hal ini guna meningkatkan rasa kecintaan terhadap bangsa Indonesia, dan menumbuhkan kecintaan ke kesenian Jawa Barat. Menurutnya, sudah sangat jarang adanya pagelaran wayang golek dipertunjukkan.
“Alhamdulillah pada malam ini Pak Kades dapat mengabulkan harapan dari masyarakat. Untuk mempertunjukkan pagelaran wayang golek ini,” ucapnya.
Dita mengajak kepada masyarakat agar tidak berdiam diri. Biarpun, kata dia, jauh dari kota bukan berarti tidak dapat berpartisipasi.
“Banyak yang dapat kita lakukan terutama dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan masih banyak lagi yang dapat dilakukan oleh masyarakat. Tentunya hal-hal yang positif,” ajaknya.
Baca juga: Cara Bayar BPJS Ketenagakerjaan Via Online dan Offline
Camat menuturkan, diharapkan tahun-tahun berikutnya gebyar kemerdekaan ini dapat digandengkan dengan Milad Desa Pasirgaok.
“Hari Minggu kemarin sudah ada kegiatan senam massal, beberapa pekan telah dilangsungkan pertandingan sepak bola. jadi kemeriahannya dapat dirasakan, hari ini saya melihat ada 6000 masyarakat yang hadir disini. Dan ini pesta rakyat yang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat,” pungkasnya.












