Scroll untuk baca artikel
Nasional

Presiden Jokowi Pantau Penyerahan BST Di Kantor Pos Juanda Bogor

7156
×

Presiden Jokowi Pantau Penyerahan BST Di Kantor Pos Juanda Bogor

Sebarkan artikel ini
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi saat memantau penyerahan Bantuan Sosial Tunai (BST) di Kantor Pos Juanda Bogor. (Foto : Doc. Hamid)

Dalam kesempatan yang sama, Mensos Juliari Batubara menyampaikan, penyerahan BST di Kota Bogor saat ini merupakan hari terakhir untuk tahap pertama dari tiga tahap penyaluran yang akan dilakukan.

Dia menjelaskan, penyerahan BST akan berlangsung secara bertahap sebanyak dua kali hingga sebelum Idul Fitri.

“Kami harap sebelum Idul Fitri masyarakat atau sebagian besar penerima bansos sudah terima dua kali bansos tunai yakni dua kali Rp 600 ribu, sehingga nanti setelah Idul Fitri tinggal satu kali lagi. Setelah Idul Fitri tinggal sekali lagi,” jelasnya.

Baca juga : Presiden The World Peace Committee Minta Pemerintah Akhiri PSBB

Juliari mengungkapkan, penyerahan bansos memiliki tingkat kesulitan di masing-masing daerah. Untuk wilayah Bogor yang hari ini disalurkan, dia mengakui fasilitasnya sudah lebih memadai sehingga tahap pertama sudah bisa diselesaikan.

“Kota Bogor ini lebih mudah fasilitasnya. Tapi daerah lain yang medannya lebih berat mungkin baru satu tahap,” ungkapnya.

Menurut dia, penyaluran bansos yang sudah dilakukan pemerintah pusat seperti di Jabodetabek memang belum sempurna. Maka dari itu, dia menargetkan terus memperbaiki data penerima dengan pemerintah daerah (pemda). Sehingga yang menerima bansos adalah mereka yang benar-benar berhak.

“Jadi data sudah 100 persen masuk, tapi kita yakin bahwa data ini belum 100 persen sempurna. Oleh karena itu kemensos melalui arahan pak Menko (Menko PMK) agar membuka diri kepada pemda untuk melakukan penyempurnaan,” tutur Juliardi.

Persoalan tumpang tindihnya data penerima bansos terjadi di beberapa wilayah yang sudah mendapatkan bantuan tahap pertama, seperti misalnya di Jabodetabek. Maka dari itu, Mensos mengatakan pihaknya akan terus berupaya meminimalisir kekurangan-kekurangan yang masih terjadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *