Sementara itu, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebutkan, di Kota Bogor saat ini ada 159.162 KK yang terdata menerima bantuan baik DTKS maupun Non DTKS. Untuk total khusus Non DTKS sejumlah 23.000 KK, sisanya dibantu dari pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat.
Bima menjelaskan, saat ini warga bisa mengakses aplikasi Salur (Sistem Aduan Layanan Bantuan untuk Rakyat) di salur.kotabogor.go.id untuk mengecek apakah termasuk datanya atau tidak sebagai penerima bansos.
“Melalui NIK di situ akan terlihat. Warga bisa tahu juga progres serapan dari semua skema bantuan persentasenya,” kata Bima.
Jika belum masuk datanya di aplikasi Salur, lanjut Wali Kota, warga bisa melakukan pengajuan ke tahap berikutnya. Karena data yang sekarang pun masih dalam pengecekan, kemungkinan ada penerima ganda.
“Kalau slotnya (kuota) sudah maksimal, kita akan alihkan untuk program Keluarga Asuh yang InsyaAllah kita akan luncurkan besok. Itu dana dari warga untuk warga, satu keluarga membantu satu keluarga lainnya yang berhak menerima bantuan,” jelas Bima.
Reporter : Hamid
Editor : Rangga A.












