BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirgaok, Kecamatan Rancabungur, melakukan sosialisasi pembangunan jalan desa yang didanai Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa APBD Kabupaten Bogor di wilayah Kampung Pasirgaok RT 03 RW 06. Dalam kegiatan ini warga bersepakat menghibahkan tanahnya untuk pembangunan jalan.
Sosialisasi ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Pasirgaok Abdul Rohman, dan diikuti oleh ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) desa, kepala dusun, ketua RT dan RW, serta warga pemilik tanah.
“Hari ini, kita melakukan sosialisasi dan juga mediasi dengan warga yang memiliki lahan yang akan kita gunakan sebagai jalan desa. Di mana untuk tahun ini kita akan menggunakan dua titik lokasi, pertama di RT 04 RW 02, dan di RT 03 RW 06,” kata About sapaan akrab Abdul Rohman kepada Kobra Post Online disela-sela sosialisasi.

Baca juga: Pemdes Pasirgaok Gelar Rembuk Stunting, Hadirkan Berbagai Pihak Untuk Atasi Masalah Gizi Anak
Lebih lanjut, About mengungkapkan bahwa sosialisasi dilakukan guna meminta persetujuan dari warga untuk menghibahkan tanahnya untuk jalan desa.
“Apakah warga menyetujui atau mengizinkan tanah-tanah mereka untuk kita gunakan, yang selanjutnya akan kita buatkan surat hibah untuk menghibahkan tanah mereka,” ungkapnya.
Hasil dari sosialisasi, sambung About, para pemilik lahan bersepakat menghibahkan tanahnya untuk dijadikan jalan desa.
“Alhamdulilah, para pemilik lahan yang akan terlintasi oleh jalan semuanya sudah menyepakati untuk menghibahkan. Mudah-mudahan niat baik mereka kita apresiasi, dan kita tinggal merealisasikan jalan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh warga tersebut,” bebernya.

Baca juga: Pemdes Pasirgaok Salurkan Bantuan Untuk Warga Terdampak Banjir dan Longsor
Kepala desa menjelaskan bahwa Pemdes Pasirgaok akan membangun jalan yang dapat dilintasi oleh kendaraan roda empat di wilayah tersebut. Karena, saat ini hanya bisa dilewati oleh sepeda motor.
“Kita akan bangun untuk jalur roda empat, sehingga warga membutuhkan mobilisasi itu akan sangat mudah, dibandingkan dengan saat ini warga masih kesulitan apabila menggunakan kendaraan roda empat ataupun mobilisasi menggunakan roda empat,” jelasnya mengakhiri.









