Scroll untuk baca artikel
Gaya Hidup & Hiburan

Kompak Komunitas 50+ Aksi Senam Taichi Hingga Baca Puisi

565
×

Kompak Komunitas 50+ Aksi Senam Taichi Hingga Baca Puisi

Sebarkan artikel ini

BOGOR, Kobra Post Online – Mungkin anda akan bertanya tanya apa itu komunitas 50+ (baca 50 plus). Komunitas 50+ ini adalah sekumpulan orang – orang yang anggotanya sudah berusia 50 tahun ke atas.

Komunitas yang berdiri 2021 lalu, secara rutin berkumpul dan bersilaturahmi. Seperti pada Kamis (11/9) kemarin, mereka berkumpul di Balong Kabayan Kampung Ciranjang Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor.

Dalam pertemuan tersebut diisi dengan berbagai kegiatan mulai dari senam sehat Taichi bernyanyi hingga baca puisi. Dalam acara tersebut juga menghadirkan Komunitas Penyanyi Jalanan (KPJ) Merdeka Bogor, Jangkar Jiwa dan Angklung Kang Madun.

Kegiatan dibuka oleh Ketua Komunitas 50+ regional Jawa Barat 2 Titik Sumarti, dilanjutkan menyanyikan lagu hymne komunitas, True Life Begin at 50+, dan doa bersama serta senam Taichi yang dipandu Master Pudjo Iman Santoso.

Penggagas dan pendiri komunitas 50+ Jim Mintarja mengatakan, komunitas 50+ tidak sekedar forum kongkow-kongkow semata, meskipun anggotanya telah memasuki usia pensiun dan terlepas dari rutinitas dunia kerja namun tetap memberikan arti dalam hidup yang tersisa dengan aktifitas positif yang bermanfaat bagi keluarga, lingkungan dan masyarakat.

Baca juga: Camat Rancabungur Ingatkan Kepala Desa Realisasikan Bankeu 2025 Sesuai RAB

Lanjut Jim, komunitas 50+ memberikan wadah bagi para lanjut usia atau pensiunan yang mempunyai visi-misi yang sama. Komunitas yang didirikan pada 11 Agustus 2021 lalu ini, memberikan kesempatan kepada para anggota untuk tetap berkarya dalam menggapai hidup yang lebih berkualitas dan bermakna, dibandingkan kehidupan sebelumnya.

“Diusia kita sudah 50 tahun keatas jangan biarkan diri kita sekedar menjadi lansia biasa mari kita terus aktif, terus bergerak sesuai motto 50+ semakin bahagia, semakin semangat dan memberi manfaat,” pesannya.

Terkait dengan senam Taichi Master Pudjo Iman Santoso mengatakan, gerakan senam sehat pernafasan Taichi yang berasal dari negeri Tiongkok ini memiliki khasiat tersendiri dalam menjaga kesehatan jiwa dan raga.

“Jadi dengan melakukan rangkaian gerakan senam Taichi kita yang sudah bersia lanjut usia bisa mengaktifkan kinerja seluruh organ tubuh manusia yang pada gilirannya bisa menjaga kebugaran,” jelasnya.

Dalam acara KPJ Merdeka yang digawangi Tohir Kulikulo menghangatkan suasana dengan lagu “Pakuan Padjajaran” yang mengalir ritmis mejghipnitid yang hadir mengingatkan pada keagungan leluhur melalui artefak budaya dan wilayah yang indah bersejarah Bogor, sebagai pusat peradaban besar kerajaan Padjajaran.

Baca juga: Komisi VII DPR RI Sambangi Museum Bumi Ageung Batutulis

Selanjutnya ada penampilan Jangkar Jiwa melalui pembacaan puisi sang legenda, sastrawan besar Indonesia, si burung merak W.S. Rendra dengan puisi yang dibawakan Heri Cokro dengan dramatis.

Dengan tampilan seolah orang tua renta tapi bersemangat baja, Heri Cokro berhasil membangun suasana reflektif melalui untaian kata “Sajak Seorang Tua Untuk Istrinya”.

Setelah tampilan baca puisi, Kang Madunmemberikan materi workshop angklung hingga melalu proses tersebut terjalinlah kekompakan dalam keselarasan nada dimana para anggota komunitas mampu menghadirkan musik ritmis kolaboratif memainkan angklung berbagai ukuran menjadi sebuah lagu karya bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *