“Kasian anak anak dan guru guru selalu dihantui ketakutan ambruk. Apalagi, saat ini musim hujan bangunan sekolah semakin kropos. Ada 175 murid yang menempati 5 ruang kelas yang kondisinya mengkhawatirkan,” ungkapnya.
Kepsek menambahkan, bahwa bangunan kelas yang sudah roboh yaitu gedung Lab IPA. Selain sudah rapuh bangunan itu roboh karena bencana alam pergeseran tanah.
“Ini bangunan sudah ambruk akibat pergeseran tanah pada tahun 2021 lalu dan sudah diketahui oleh Pemkab Bogor, tapi bantuan tak kunjung tiba hingga sekarang,” pungkasnya.

Baca juga: Atap Ruang Kelas SDN Otista Ambruk Tak Kunjung Diperbaiki
Parhan, salah satu murid kelas 9 mengaku selalu dihantui ketakutan ruang kelasnya ambruk.
“Saya dan temen temen takut ruangan kelas ini tiba tiba ambruk,” ucapnya.
Apalagi, kata dia, ruangan kelas 9 bersebelahan dengan ruangan yang sudah ambruk.
“Lihat saja pak kondisinya sudah pada keropos,” kata Parhan sambil menunjukan kondisi ruang kelasnya kepada Kobra Post Online.












