Scroll untuk baca artikel
Hukum & Kriminal

Miliki Senjata Api, Pria Asal Kota Bogor Ditangkap Polisi

943
×

Miliki Senjata Api, Pria Asal Kota Bogor Ditangkap Polisi

Sebarkan artikel ini
Miliki Senjata Api Ilegal, Pria Asal Kota Bogor Ditangkap Polisi

BOGOR, Kobra Post Online – Jajaran Polresta Bogor Kota ringkus pria berinisial MJJ (40), karena kedapatan memiliki senjata api (senpi) ilegal jenis pistol rakitan berikut amunisinya. Diduga pria asal Kota Bogor itu ditangkap saat terjaring razia dan dia mengaku jadi kurir narkoba.

“Jajaran Sat Narkoba Polresta Bogor Kota melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap orang yang diduga memiliki sabu-sabu. Setelah digeledah, tidak ada padanya (narkotika) namun di tasnya ditemukan barang bukti senjata api beserta peluru tajam dan magasinnya,” ungkap Kapolresta Bogor Kota, Kombes Bismo Teguh Prakoso dalam konferensi pers pada Jumat (5/5).

Dalam penggeledahan ini, lanjut Bismo, ditemukan senjata api dengan 6 butir peluru aktif kaliber 9 milimeter. Pengakuan sementara, pelaku membeli senjata api itu dari media sosial seharga Rp 6 juta.

“Menurut pengakuan pelaku, senpi ini dibawa di pasar malam dan sebagainya untuk berjaga-jaga. Pelaku bekerja jaga di pasar malam. Dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara,” tegas Kapolresta.

Senada dikatakan Kasat Narkoba Polresta Bogor Kota, Kompol Eka Candra menyampaikan, pelaku juga telah dites urine dan hasilnya positif amfetamin atau sabu.

“Mungkin kalau kategori preman bukan, cuma hasil dari penyelidikan, dia sering menjadi kurir narkoba,” papar Eka.

Barang bukti senpi
Barang bukti senjata api

Baca juga: Sat Narkoba Polres Bogor Ringkus 14 Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Dalam kasus ini, pihak polisi masih melakukan pendalaman terkait pelaku. Termasuk mendalami ada tidaknya tindak pidana lain yang dilakukan karena pelaku memiliki senjata api.

“Mungkin senpi itu digunakan untuk berjaga-jaga karena dia tahu dia pelaku kriminal. Siapa tahu suatu saat bertemu polisi untuk berjaga-jaga atau usaha kabur. Kita masih dalami secara mendalam, karena baru ditangkap tadi pagi, si tersangka belum terlalu kooperatif,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *