Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Melirik Potensi Bogor Sebagai Kota Teh

1774
×

Melirik Potensi Bogor Sebagai Kota Teh

Sebarkan artikel ini
Melirik Potensi Bogor Sebagai Kota Teh

BOGOR, Kobra Post OnlineKota Bogor yang dikenal sebagai kota kuliner memiliki potensi untuk menjadi kota teh. Potensi tersebut disampaikan oleh Founder & Business Director Sila Tea House, Redha Taufik Ardias saat mendampingi Founder & President Director Sila Tea, Iriana Ekasari ketika memberikan paparan sejarah teh di Indonesia dan visi serta misi kehadiran Sila Tea House di Kota Bogor yang sudah ada dan berkembang sejak tahun 2018.

Redha Taufik Ardias yang juga seorang Petani Milenial Pemprov Jawa Barat angkatan tahun 2022 menjelaskan bahwa dari nilai sejarah, Kota Bogor memiliki kaitan erat dengan perjalanan teh di Indonesia.

“Karena Bogor memiliki nilai sejarah tentang teh. Yang sangat kental yaitu bahwa pertama kali teh ditanam untuk keperluan agribisnis itu di Kebun Raya Bogor risetnya dan riset perkebunan nusantara pertama kali penelitian teh juga di Kota Bogor,” katanya.

Dikutip dari laman Kebun Raya, Tanaman penghasil teh (Camellia sinensis) pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh (diduga teh sinensis) dari Jepang.

Pada tahun 1694 tanaman teh sinensis juga terlihat di halaman rumah gubernur jenderal VOC, Camphuys di Batavia.

Baca juga: Koperasi dan UMKM Jadi Potensi Kebangkitan Ekonomi

Pada tahun 1826 tanaman teh melengkapi koleksi Kebun Raya, diikuti pada tahun 1827 di Kebun Percobaan.

Dari sejarah itu kemudian Silat Tea House berdiri pada tahun 2018 di Kota Bogor yang membawa visi untuk membawa citra teh Indonesia di dalam negeri maupun luar negeri.

“Misinya untuk mensejahterakan insan tani, pemetik, petani teh dan konsumen dan juga untuk menjaga kelestarian alam nusantara,” katanya.

Baca juga: Perayaan Idulfitri 2023, Inilah Potensi dan Tantangan UMKM di Era Digital

Sehingga dengan strategi inovasi dan Edupreneur diharapkan bisa bermunculan pengusaha muda yang juga ikut membuka bisnis teh.

“Strateginya agar teh ini bisa naik kelas dengan banyak melakukan edukasi dan komunikasi kepada masyarakat secara umum. Makanya kita hadirkan rumah teh Indonesia galeri inovasi dan edukasi,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *