Scroll untuk baca artikel
Ramadan

Kisah Merpati di Masjidil Harom dan Masjid Nabawi

1681
×

Kisah Merpati di Masjidil Harom dan Masjid Nabawi

Sebarkan artikel ini
Kisah Merpati di Masjidil Harom dan Masjid Nabawi

Kobra Post Online – Bagi  jamaah umroh atau jamaah haji saat menginjakkan kaki di tanah suci Makkah dan Madinah pasti akan melihat ribuan merpati liar yang mencari makan di jalanan dan pelataran Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Burung merpati dalam jumlah ratusan bahkan ribuan beterbangan dan berebut makanan yang sengaja diberikan oleh para jamaah. Terkadang sekelompok merpati itu sudah jinak.

Banyak cerita dan riwayat tentang merpati-merpati ini. Diriwayatkan ratusan merpati ini ada hubungannya dengan sejarah hijrahnya Nabi Muhammad SAW bersama sahabatnya, Abubakar yang dikejar oleh kaum Quraisy.

Ketika Rasulullah bersembunyi di Gua Hira untuk menghindar dari pengejaran, saat itu pula pintu gua langsung tertutup sarang laba-laba dan merpati yang sedang bertelur. Kaum Quraisy terkecoh, Rasulullah dan Abubakar akhirnya bisa lolos dari kejaran.

Sebagian penulis sejarah Arab menduga bahwa merpati yang berada di sekitar Baitullah, Makkah dan Madinah adalah keturunan sepasang merpati yang dulu pernah membangun sarangnya di depan gua tempat Rasulullah dan Abubakar ash Shiddiq bersembunyi dari kejaran orang-orang Quraisy.

Saat berada di tanah suci Makkah atau Madinah jamaah umroh atau haji dilarang untuk menangkap apalagi berburu burung merpati tersebut, baik dalam ihram maupun tidak. Kecuali setelah berada di luar kota Mekah, itupun bukan untuk yang sedang ihram.

Kisah Merpati di Masjidil Harom dan Masjid Nabawi
Baca juga: Pesona Keindahan Masjid Quba di Madinah

Ada yang menarik, merpati-merpati yang berada di sekitar Makkah memiliki ciri yang berbeda dari merpati-merpati pada umumnya. Warnanya unik dan bulunya dihiasi dengan dua garis melintang mirip pangkat seorang perwira dalam ketentaraan.

Tampaknya gerombolan merpati yang jinak tersebut mengelilingi ka’bah, berputar-putar sebanyak tujuh kali seolah-olah sedang bertawaf. Mungkin orang menganggap hal itu hanya sebuah kebetulan belaka, tapi kalau kita ingat kembali kepada Kekuasaaan Allah maka kita akan segera menyadari bahwasanya tidak ada hal yang tidak mungkin bagi Allah. Selain itu ada satu kasus lagi yang pasti lebih mencengangkan kita.

Langit Jazirah Arab terkenal dengan beragam jenis burung pemangsa seperti elang dan alap-alap. Merpati adalah mangsa empuk burung elang. Namun anehnya, tak seekor burung elang pun pernah terlihat berputar-putar mengincar merpati sebagai mangsanya.

Baca juga: Jabal Uhud, Bukit yang Kelak Nanti Ada di Surga

Penduduk Makkah pun tidak jauh berbeda, mereka terkenal sangat menyukai kerumunan merpati-merpati ini. Mereka tak pernah merasa terganggu dengan kehadiran merpati-merpati ini, dan bahkan mereka membuat kesepakatan untuk tidak menyembelih burung-burung itu.

Mereka juga membiarkan saja merpati-merpati itu masuk ke rumah-rumah mereka seolah-olah itu adalah bagian dari keluarganya. Tak jarang burung-burung itu juga ikut kebagian jatah makanan dari tuan rumah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *