Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Jelang Pileg dan Pilpres, Sukadamai Tetap Damai

406
×

Jelang Pileg dan Pilpres, Sukadamai Tetap Damai

Sebarkan artikel ini

BOGOR, Kobra Post Online – Menjelang Pemilu Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, perbedaan politik akan terjadi di tengah masyarakat, sehingga tidak menutup kemungkinan akan memicu gesekan antar masyarakat akibat dari perbedaan pilihan.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan akibat perbedaan pilihan, Lurah Sukadamai Kecamatan Tanah Sareal, Uay Setiawan bersama Ketua LPM setempat, Suhadi membangun sinergi dengan membuka ruang ruang publik secara  intens berkomunikasi dan bersilaturahmi dengan warganya.

“Kita membuka komunikasi secara intens dengan masyarakat agar tidak terjadi gejolak di tengah masyarakat. Perbedaaan politik wajar, tapi jangan sampai terjadi gesekan yang sangat tajam,” kata Lurah Sukadamai, Uay Setiawan kepada Kobra Post Online, Selasa (3/10).

Dalam setiap kesempatan bertemu dengan warga, lanjut Uay, ia senantiasa mengingatkan warganya untuk menjaga kondisi yang damai dan tenteram agar tidak terjadi salah paham. Dan tidak tersulut oleh isu-isu yang bisa mengadu domba antar warga.

Uay Setiawan mengingatkan agar masyarakat saling menghormati hak demokrasi dan kebebasan bersuara menentukan pilihan masing-masing sesuai dengan hati nurani masyarakat.

“Ingat, jangan sampai diperdaya dan dijadikan alat politik bagi mereka yang punya kepentingan. Sehingga tumbuh fanastisme berlebihan hingga mengabaikan kepentingan kerukunan antar warga demi kepentingan pribadi dan golongan,” ungkapnya.

Baca juga: DKPP Kota Bogor Gelar Sosialisasi Program Genius di SDN Balungbang Jaya 3

Lurah Sukadamai itu bersyukur, walaupun di wilayahnya banyak partai, menjadikan berwarna-warni, beragam pilihan masyarakat, namun mereka menyadari  yang paling diutamakan adalah kerukunan antar warga.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Sukadamai, Suhadi mengatakan, untuk menjaga keamanan dan kenyamanan di tengah masyarakat, pihaknya senantiasa menekankan kepada ketua RT dan RW untuk mengedepankan musyawarah jika terjadi konflik.

Sejauh ini, sambungnya, berbagai persoalan berhasil diatasi. “Apapun yang terjadi, berhasil diselesaikan dengan baik, sehingga terwujud Sukadamai yang aman tentram dan penuh kedamaian. Jadi karena Sukadamai ya tetap damai,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *