Hasil Rapid Test Corona Tidak Sama dengan Tes Swab

oleh -1.080 views
Rapid Test
Ilustrasi rapid test

SUKABUMI, Kobrapostonline.com – Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi menegaskan hasil rapid test virus Corona tidak sama dengan Swab. Karena rapid test dilakukan untuk penyaringan terhadap seseorang yang diduga memiliki gejala penyakit tertentu, seperti Covid-19.

“Rapid test itu untuk screening awal dan pemetaan. Sebab, waktu pemeriksaan lewat rapid test ini cepat,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Sukabumi H. Harun Alrasyid, Sabtu (04/04/2020).

Oleh karena itu, katanya, untuk mendapatkan kepastian seseorang terdiagnosis covid-19, dilakukan lewat tes swab hidung atau tenggorokan. Dalam tes swab ini, diambil sampel lendir dari hidung dan tenggorokan untuk diperiksa menggunakan metode polymerase chain reaction (PCR). Hasil tersebut akan memastikan didalam tubuh seseorang terdapat Covid-19 atau tidak.

“Jadi yang hasil rapid testnya positif akan dilanjut dengan pemeriksan swab di Pusat Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Puslitbangkes) untuk memastikannya,” katanya.

Sebab, lanjut Harun, orang yang dinyatakan positif covid-19 berdasarkan hasil rapid test, tidak menjamin di hasil swabnya pun positif. Hal itu seperti kasus yang terjadi di Kabupaten Sukabumi.

“Salah satu pasien di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah -red) Sekarwangi berdasarkan hasil rapid test positif. Namun hasil laboratorium Puslitbangkes melalui tes swab tidak terkonfirmasi positif Covid-19,” ungkapnya.

Baca juga : Ketua DPRD Desak Pemkab Bekasi Realisasikan Dana Tanggap Bencana

Selain itu, pria yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi ini mengingatkan masyarakat agar tidak salah menggunakan cairan penyemprot dalam membasmi Covid-19. Ada dua cairan yang digunakan untuk membasmi Covid-19, yakni disinfektan dan antiseptik.

“Kedua cairan ini memiliki peran yang berbeda. Disinfektan berfungsi untuk membunuh mikroorganisme di benda mati. Termasuk barang dan bahan-bahan yang sering kontak dengan manusia. Kalau untuk manusia, pakai antiseptik. Sebab fungsinya untuk membunuh mikroorganisme dipermukaan kulit,” pungkasnya.

Reporter : Agus Rap

Editor : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *