Desa Sukahati Citeureup Gelar Kegiatan Bersih-bersih Lingkungan

oleh -2.033 views
Kegiatan bersih-bersih Desa Sukahati
Warga RW 02 Kp. Nagrog Desa Sukahati melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan (Foto : Rangga A.)

BOGOR, Kobrapostonline.com – Desa Sukahati Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor menggelar kegiatan bersih-bersih lingkungan di wilayah RW 02 Kampung Nagrog, Minggu (19/01/2020) pagi.

H. Endang Gunawan Kepala Desa (Kades) Sukahati mengatakan bahwa, kegiatan tersebut merupakan salah satu program panca karsa Kabupaten Bogor yang dimasukan dalam program 100 hari kerja Kades Sukahati terpilih periode 2019-2025.

“Ini salah satu program 100 hari kerja kita sebagai Kades terpilih. Sebagai salah satu bentuk sosialisasi program panca karsa Bupati kepada masyarakat di bidang kebersihan,” jelasnya saat ditemui Kobrapostonline disela-sela kegiatan.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan ini, lanjut H. Endang, dilaksanakan setiap 1 minggu sekali selama dua bulan lebih.

“Disini ada 9 RW, kita programkan kegiatan ini di setiap RW. Dimulai sejak minggu kemarin di RW 01 Kampung Lengo, sekarang di RW 02 Kp. Nagrog,” katanya.

Kades juga mengutarakan, kegiatan itu melibatkan perangkat desa, BPD, LPM, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, termasuk RT, RW dan warga di wilayah.

Kegiatan bersih-bersih lingkungan Desa Sukahati Citeureup

H. Endang menambahkan, ada 7 program yang menjadi prioritas Desa Sukahati untuk periode ini. Sedangkan program unggulan yang saat ini sedang digarap adalah terkait persampahan, sesuai hasil musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang).

“Rencananya disembilan wilayah (9 RW) harus mempunyai Kampung Ramah Lingkungan (KRL). Alhamdulillah sementara ini sudah terbentuk tiga KRL di 3 RW, yakni Rancamanyar, Nagrog dan Sangkali,” ungkapnya.

Baca juga : Warga Butuh Tenda dan Alas Tidur, APDESI Siap Realisasikan

Untuk mensukseskan program persampahan, kedepan pihak desa akan membeli mesin penghancur sampah untuk masing-masing wilayah.

“Alhamdulillah sekarang sudah ada 2 mesin penghancur sampah yang kita beli. Kedepan kita akan prioritas semua wilayah memiliki mesin tersebut. Tapi kita utamakan membentuk tim KRL dulu, agar ada pengelolanya,” pungkas H. Endang.

Reporter : Rangga A.

Editor : Red

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *