Meski pawai digelar usai turun hujan dan cuaca sore itu masih sedikit gerimis tidak menyurutkan antusias warga. Mulai dari anak kecil, remaja, dewasa hingga orang tua menyaksikan helaran tahunan ini sampai usai.
“Hari ini adalah hari yang istimewa. Setelah dua tahun lebih, kita tidak berkumpul dan bersama-sama lagi, tidak berdekat-dekatan, tidak pernah berpelukan erat, hanya atas takdir Allah SWT kita bisa bersukacita menyambut dan merayakan Hari Jadi Bogor ke 540,” kata Bima Arya di Alun-alun Kota Bogor, Jumat (3/6).
Bima menyampaikan apresiasi kepada semua pihak mulai dari pimpinan Forkopimda, unsur TNI, Polri, barisan tenaga kesehatan, aparatur wilayah, hingga masyarakat.
“Semua berkat kebersamaan, kekompakan, dan solid. Artinya tidak ada yang tidak mungkin kalau kita selalu bersama,” tegasnya.
Baca juga : HJB ke 540, Pemkot Gelar Helaran Hingga Pentas Musik
Wali Kota juga mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan kekompakan yang telah terjalin semakin baik. Khusus kepada jajaran Pemkot Bogor, Bima menginginkan agar semangatnya tidak kendur dan tetap bekerja keras dalam memberikan pelayanan dan berpikir untuk kepentingan warga Kota Bogor.
“Jangan persulit urusan warga, permudah. Uang rakyat harus kembali ke rakyat, jangan mampir ke kantong pejabat. Berjuang untuk warga dan para ibu di Kota Bogor. Berjuang untuk kebahagiaan Kota Bogor. Semoga semua diberi kesehatan. Dirgahayu Kota Bogor, raharja salawasna,” katanya.
Sebelum memulai sambutan, Bima Arya mengajak semua yang hadir memanjatkan doa bersama untuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan keluarga, yang tengah tertimpa musibah hilangnya Emmiril Khan Mumtaz atau Eril di sungai Aare di Bern, Swiss.












