BOGOR, Kobra Post Online – Pemerintah Desa Bantarsari, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, meluncurkan Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa tahun 2025 di lokasi pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) irigasi, tepatnya di Kampung Bojong Tengah RT 05 RW 06, pada Selasa (26/8).
Peluncuran ini dihadiri langsung oleh Camat Rancabungur, Dita Aprilia, beserta jajaran kecamatan, pendamping desa, LPM, BPD, kepala dusun, RT dan RW, staf desa, bhabinkamtibmas, serta elemen masyarakat lainnya.
Kepala Desa Bantarsari, H. Lukmanul Hakim mengatakan bahwa Bankeu tahun 2025 sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk pembangunan di tiga titik. Di antaranya TPT irigasi (lokasi peluncuran), TPT irigasi di Kampung Hulurawa RW 05, Kampung Bojong Tengah RW 06 dan Kampung Baru RW 07, serta betonisasi jalan lingkungan dan TPT di Kampung Paniisan RT 03 RW 07.
“Pemdes Bantarsari saat ini sedang menyisir irigasi-irigasi desa yang belum dirapihkan, dan menormalisasikan kali guna mengatasi banjir. Maka dari itu, Bankeu tahun 2025 kita fokuskan untuk membangun TPT irigasi di dua titik, dan satu titik betonisasi jalan lingkungan,” kata Lukman kepada Kobra Post Online seusai peluncuran.

Baca juga: Di Momen Hardiknas, Pemdes Bantarsari Luluskan Pendidikan Bela Negara untuk RT hingga LPM
Lukman menjelaskan bahwa TPT irigasi di Kampung Hulurawa RW 05, Kampung Bojong Tengah RW 06 dan Kampung RW 07 akan dibangun sepanjang 650 meter, lebar 1 meter, serta tinggi 0,35 meter dengan anggaran Rp 600 juta.
Sedangkan betonisasi jalan lingkungan dan TPT di Kampung Paniisan RT 03 RW 07 akan sepanjang 900 meter, lebar 1,2 meter, serta tinggi 0,1 meter dengan anggaran Rp 200 juta.
“Selanjutnya, pembangunan TPT irigasi di Kampung Bojong Tengah RT 05 RW 06 sepanjang 100 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 0,45 meter akan dilaksanakan dengan anggaran Rp 200 juta. Semua pembangunan ini melibatkan TPK desa, tenaga ahli, dan warga sekitar,” jelas Lukman.

Baca juga: Ini 4 Bidang Prioritas di Musrenbangdes Bantarsari 2025
Lukman berharap infrastruktur yang dibangun nantinya dapat memberikan rasa aman khususnya bagi warga yang tinggal di sekitar irigasi.
“Pembangunan TPT irigasi berangkat dari usulan warga, mereka menghawatirkan banjir terjadi kembali imbas irigasi yang jebol. Dan, saya berharap pengerjaan infrastruktur dapat berjalan dengan lancar serta tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Camat Rancabungur, Dita Aprilia mengatakan, pembangunan TPT irigasi dan betonisasi jalan lingkungan yang akan dilaksanakan merupakan skala prioritas Desa Bantarsari.
“Mudah-mudahan dengan adanya pembangunan ini, dapat meminimalisir kejadian-kejadian bencana banjir pada beberapa waktu lalu yang dialami warga Desa Bantarsari,” kata Dita.












