Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Atang Trisnanto Mengaku Haru dan Bangga Baca Teks Proklamasi

445
×

Atang Trisnanto Mengaku Haru dan Bangga Baca Teks Proklamasi

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengemban tugas membacakan teks proklamasi.

BOGOR, Kobra Post Online – Peringatan HUT RI ke-78 di Kota Bogor, ditandai dengan gelaran upacara bendera di Lapangan Sempur, Kamis (17/8). Dalam upacara tersebut, Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto mengemban tugas membacakan teks proklamasi.

Pembacaan teks proklamasi dilakukan setelah dikibarkannya duplikat Sang Saka Merah Putih oleh tim Paskibraka Kota Bogor. Pria yang akrab disapa Kang Atang ini menyebut ada rasa haru dan semangat tersendiri saat membacakan teks Proklamasi Kemerdekaan RI.

“Ada rasa cinta, haru, bangga, dan semangat yang tak bisa dilukiskan saat membacakan teks proklamasi kemerdekaan. Rasa yang begitu membuncah untuk melanjutkan sejarah NKRI menjadi bangsa yang besar, mewujudkan cita-cita nasional kita,” tegas Atang.

Baca juga: Atang Trisnanto Ajak Umat Muslim Bangun Keluarga Rabbani

Seusai upacara, Atang menilai bahwa makna peringatan kemerdekaan adalah bentuk rasa syukur atas dianugerahkannya negara indonesia yang merdeka kepada seluruh anak bangsa.

“Makna peringatan ini adalah rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas kemerdekaan dan kemajuan bangsa kita. Semoga NKRI semakin solid dan maju di masa depan,” jelasnya.

Kang Atang juga menyebut bahwa dalam momentum kemerdekaan ini, perlu juga mendoakan para pahlawan bangsa yang telah mendahului, agar mereka mendapatkan tempat terbaik di sisi-nya.

Baca juga: Kapolres Bogor: Gaungkan Semangat Persatuan, Gotong Royong dan Keberagaman

Memperingati kemerdekaan di tahun politik, Atang berharap agar momentum HUT RI ini dapat dijadikan untuk menguatkan persatuan dan bersama-sama membangun bangsa Indonesia lebih maju lagi. Sesuai dengan tema kemerdekaan “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.

“Kita perlu hilangkan segala ego dan kepentingan sesaat. Ini tahun politik, kompetisi cukup hanya di bilik suara. Yang terpenting kita satu nusa, satu bangsa, satu negara, mewujudkan Indonesia yang berdaulat adil makmur dan sejahtera,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *