Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Amankan Mudik, Pemkab Bogor Siapkan 1.200 Personel Gabungan

1851
×

Amankan Mudik, Pemkab Bogor Siapkan 1.200 Personel Gabungan

Sebarkan artikel ini
Amankan Mudik, Pemkab Bogor Siapkan 1.200 Personel Gabungan
Bupati Bogor, Ade Yasin usai apel gabungan di Lapangan Tegar Beriman, pada Jumat (22/4).

BOGOR, Kobra Post Online – Dalam rangka pengamanan arus mudik, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor siapkan 1.200 personel gabungan.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengatakan, berdasarkan amanat Kapolri, seluruh unsur harus terlibat baik Pemerintah, TNI, Polri dan masyarakat untuk bersama-sama mengamankan arus mudik. Kapolri juga mengamanatkan serta meminta agar TNI dan Polri memberikan pengamanan yang nyaman serta tidak mempersulit para pemudik maupun masyarakat.

“1.200 personel gabungan akan bersiaga di 20 posko pengamanan arus mudik lebaran tahun ini se-Kabupaten Bogor. Kita juga siapkan layanan vaksinasi di setiap posko,” katanya di Lapangan Tegar Beriman, Cibinong, Jumat (22/4).

Ade Yasin menuturkan, pengamanan mudik lebaran ini perlu kerja sama dan dukungan dari masyarakat. Seperti mematuhi untuk menghindari jalan-jalan rawan kemacetan (padat) dan protokol kesehatan.

“Saya imbau kepada para pemudik untuk jaga diri dan bawaannya. Atur kapasitas penumpang di setiap kendaraan, jangan terlalu over karena dapat menyebabkan rawan kecelakaan. Untuk yang mudik jarak jauh, hindari menggunakan kendaraan motor, sebab rawan kecelakaan, apalagi bawa anak kecil dan bayi. Selain itu, memastikan kondisi rumah tinggal dalam keadaan aman sebelum berangkat, titipkan kepada tetangga yang tidak mudik atau Pak RT dan RW,” imbaunya.

Baca juga : Pemkab Bogor Siapkan 18 Titik Pos Pam Mudik Lebaran

Bupati menginfokan, bahwa Polri dengan dukungan dari TNI, pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya, menyelenggarakan Operasi Ketupat 2022 yang dilaksanakan selama 12 hari mulai 28 April sampai 9 Mei 2022. Menurutnya, fokus pengamanan adalah 101.700 objek di seluruh Indonesia baik masjid, tempat wisata, pusat perbelanjaan, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api dan bandara.

“Kegiatan akan berlanjut pada pasca Operasi Ketupat 2022, yaitu pada 10-17 Mei 2022 untuk mengantisipasi arus balik yang mungkin masih terjadi, serta penanganan Covid-19. Berbagai permasalahan jelang, pada saat dan pasca Idul Fitri 1443H harus diantisipasi. Kita harus bergandengan tangan, bersinergi dengan seluruh stakeholder terkait. Agar umat muslim dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan khusyuk dan masyarakat yang mudik berjalan lancar, aman, dan sehat,” paparnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *