BOGOR, Kobra Post Online – Atap bangunan Sekolah Dasar Negeri (SDN) Otista yang ambruk pada Kamis (16/09) tahun 2021 lalu belum juga di perbaiki oleh Pemerintah Kota Bogor.
Dugaan ambruknya sekolah yang berlokasi di Kelurahan Baranangsiang Kecamatan Bogor Timur Kota Bogor itu, karena bangunan sudah tua dan lapuk termakan usia.
Kepala SDN Otista, Siti Meisyafah mengatakan bahwa kebutuhan gedung sekolah sangat mendesak. Karena akan memulai Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
“Saya sering menanyakan kapan ada perbaikan ruang kelas. karena sudah enam bulan belum ada kepastian,” katanya kepada Kobra Post Online, Rabu (23/03/2022).
Siti Meisyafah mengaku, setiap kali bertemu kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor selalu menanyakan kapan akan ada perbaikan sekolah.
“Pak kadis hanya menjawab sudah di ajukan. Tapi perlu lelang dan pemenang tander yang akan membangun sekolah,” ungkapnya.
Lanjut Kepsek, pada saat ini siswa sangat membutuhkan ruang kelas serta kenyamanan. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu kepastian.
“Kami tidak butuh janji, tapi kami butuh realisasi. Apalagi ini lokasinya di kawasan ring satu dekat Istana Kepresidenan. Kita inginnya segera ada perbaikan,” tegasnya.
Ia berharap bangunan SDN Otista bisa sama seperti sekolah lain yang ada di Kota Bogor. Karena, menurutnya agar tidak ada kesenjangan dari orangtua siswa.
“Pada saat Pak Wali Kota meninjau ke sini, saya bilang, minimal sekolah ini bisa sama seperti yang sebelah (SDN Bangka 3),” harapnya.
Bagi siswa yang sedang melaksanakan PTM, sambung Siti, dengan sisa ruang kelas berjumlah tujuh, pihaknya mengkondisikan secara bertahap mengatur shift.
“Awalnya sudah kita perbaiki untuk perpustakaan. Karena kami sangat membutuhkan ruang kelas, maka kami alih fungsi kan dulu menjadi kelas,” tukasnya.

Pantauan Kobra Post Online di lapangan, kondisi ruangan yang masih di gunakan juga sangat mengkhawatirkan. Mulai dari plafon sebagian ambruk, hingga atap ruang kelas yang kayunya sudah lapuk.












