BOGOR, Kobrapostonline.com – Anggota Komisi 4 DPRD Kota Bogor Dody Hikmawan mengatakan, pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan berdampak luar biasa terhadap ekonomi masyarakat di Kota Bogor.
Terutama warga yang tidak punya penghasilan tetap. Mereka harus berdiam diri di rumah, pekerjaannya terhenti tidak bisa berusaha, sehingga tidak punya penghasilan sama sekali.
“Akibatnya, menjadi kelompok masyarakat yang sangat rentan dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup. Apabila jaring pengamanan sosial ekonomi berupa bantuan dari pemerintah tidak bisa menjangkau mereka atau salah sasaran,” ungkap Dody yang dikutip dari akun Instagram dan facebooknya, Rabu (15/04/2020).
Politisi PKS Dapil Bogor Barat ini mengatakan, masyarakat tersebut terancam akan terjebak kepada pilihan. Diantaranya meminjam kepada Bank Keliling/ Bank Emok/ Berjanji atau pinjaman online. “Ini tentu akan sangat membahayakan,” katanya.
Oleh karena itu, Dody meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor harus betul-betul selektif dan tepat sasaran memberikan bantuan. Dirinya berharap Bank Kota (Bankot) Bogor atau lembaga keuangan yang terdaftar resmi di OJK (Otoritas Jasa Keuangan), bisa menyiapkan paket pinjaman dengan suku bunga ringan untuk masyarakat.
Baca juga : Jelang PSBB, Kelurahan Kencana Perketat Keluar Masuk Warga
“Jika perlu, Pemkot Bogor mengeluarkan Surat Edaran agar masyarakat tidak meminjam kepada Lembaga Keuangan abal-abal yang tidak terdaftar atau rentenir, untuk mencukupi kebutuhannya. Saya berharap aparat penegak hukum, Kepolisian dan OJK bisa menindak tegas praktek Lembaga Keuangan tersebut,” tandasnya.
Reporter : Yaso
Editor : Rangga A.












