SUKABUMI, Kobrapostonline.com – Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi, Adjo Sardjono menyambut baik pembangunan Bumi Perkemahan (Buper) Cidahu yang dikelola oleh Yayasan Pribumi Hijau Indonesia (YPHAI).
Hal tersebut diungkapkan Wabup usai melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan Buper tersebut di Family Hill, Kampung Javana Cangkuang Desa Cidahu Kecamatan Cidahu Kabupaten Sukabumi. Minggu (09/02).
“Kita menyambut baik dan mendukung adanya destinasi wisata baru disini, apalagi mengusung konsep pelestarian dan penghijauan alam. Kemudian juga ada arena sirkuit motorcross yang bisa menyalurkan hobi dan minat warga disini,” katanya.
Adjo Sardjono juga mengingatkan pihak pengelola terkait proses perizinan harus ditempuh sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Pada dasarnya kita mendukung, tapi jangan lupa proses perizinannya harus ditempuh sesuai aturan yang berlaku,” ungkapnya.

Sementara itu, Yandi selaku pengelola Bumi Perkemahan Cidahu menjelaskan, awal mula dari ide atau gagasan ini adalah bagaimana caranya kita bisa hidup di masa yang akan datang.
“Dasarnya untuk menjaga keseimbangan, kelestarian alam, yang mana memang kami sama-sama pemerhati dan peduli terhadap oksigen yang ada di muka bumi sampai saat ini,” jelasnya.
Dari gagasan tersebut, lanjut Yandi, pihaknya mengadakan satu kesepakatan dengan YPHAI untuk bersama-sama membangun ketahanan oksigen.
“Minimal untuk Desa Cidahu. Supaya kedepannya lebih lestari. Alhamdulillah Wabup sangat mendukung kegiatan kami disini,” pungkasnya.

Baca juga : Ketua Dewan Pers dan PWI Akan Hadiri Peringatan HPN Bekasi Raya
Disisi lain, Ayi Abdulah Ketua Umum Pribumi Hijau Indonesia (PHI) menuturkan bahwa fasilitas yang dibangun menggunakan konsep modern dipadukan dengan nuansa alam.
“Konsepnya tetap menjaga kelestarian alam. Khusus bagi masyarakat Cidahu dan anggota Pramuka yang berkunjung kesini tidak dipungut biaya, alias gratis. Namun, bagi warga diluar wilayah Cidahu akan tetap dipungut biaya,” tuturnya.
Reporter : Yusup Supandi (Chuba)
Editor : Rangga A.









