Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

MPLS Pancawaluya SMAN 1 Rancabungur Resmi Dimulai, 368 Siswa Baru Disiapkan Jadi Pemimpin Masa Depan Berkarakter

5
×

MPLS Pancawaluya SMAN 1 Rancabungur Resmi Dimulai, 368 Siswa Baru Disiapkan Jadi Pemimpin Masa Depan Berkarakter

Sebarkan artikel ini
MPLS Pancawaluya
MPLS Pancawaluya SMAN 1 Rancabungur. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – SMAN 1 Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, resmi menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Pancawaluya bagi peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027. Kegiatan yang mengusung tema “Meniti Ilmu di Lingkungan Ramah, Menyiapkan Pemimpin Masa Depan” ini berlangsung selama lima hari, mulai Rabu (15/7/2026) hingga Selasa (21/7/2026).

MPLS tahun ini menghadirkan sejumlah program baru yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, mulai dari asesmen karakter dan akademik peserta didik, pendaftaran cek kesehatan gratis, hingga edukasi budaya menabung.

Kepala SMAN 1 Rancabungur, Winda Yulinda, menjelaskan bahwa hari pertama MPLS diawali dengan upacara pembukaan, pengenalan lingkungan sekolah, perkenalan guru, serta penyampaian berbagai materi penting, termasuk nilai-nilai Gapura Panca Waluya dan wawasan kebangsaan.

“Pada hari pertama ini peserta didik dikenalkan dengan lingkungan sekolah, guru-guru, kemudian mendapatkan materi Panca Waluya serta wawasan kebangsaan. Selain itu, mereka juga mengikuti asesmen untuk mengetahui karakter, kemampuan akademik, dan latar belakang siswa sebagai dasar pembinaan ke depan,” ujar Winda kepada Kobra Post Online, Rabu (15/7/2026).

Menurutnya, asesmen tersebut merupakan program baru yang diterapkan pada tahun ini di seluruh SMA di Jawa Barat sebagai langkah awal untuk memetakan potensi setiap peserta didik.

Tak hanya itu, seluruh siswa baru juga diarahkan untuk mendaftarkan diri pada program cek kesehatan gratis yang bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat. Program ini ditujukan bagi seluruh siswa baru yang berjumlah 368 orang, dengan jadwal pelaksanaan yang masih menunggu koordinasi bersama pihak Puskesmas.

MPLS Pancawaluya.
Penyematan kartu MPLS kepada siswa baru oleh Kepala SMAN 1 Rancabungur, Winda Yulinda.
Baca juga: SPMB 2026 SMAN 1 Rancabungur Dibuka, Kuota 288 Siswa Baru Disiapkan, Jalur Prestasi Jadi Primadona

Selain sosialisasi kepada peserta didik, sekolah juga menggelar pertemuan dengan orang tua guna menyampaikan teknis pelaksanaan MPLS, program pembelajaran, serta pentingnya kolaborasi antara sekolah dan keluarga dalam mendukung pendidikan anak.Winda mengatakan, durasi MPLS yang kini menjadi lima hari merupakan konsekuensi dari bertambahnya berbagai program pendidikan karakter yang harus diterapkan di sekolah.

“Sekarang MPLS berlangsung lima hari karena ada beberapa program baru dari pemerintah. Salah satunya adalah gerakan menabung yang bekerja sama dengan Bank BJB. Program ini tidak hanya berlaku bagi siswa kelas X, tetapi juga kelas XI dan XII,” jelasnya.

Ia menegaskan, tema MPLS tahun ini mencerminkan komitmen sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perpeloncoan maupun perundungan.

“Kami memastikan tidak ada perpeloncoan, bullying, ataupun bentuk kekerasan lainnya. Meskipun melibatkan TNI dalam beberapa kegiatan kedisiplinan, seluruh pelaksanaan dilakukan secara tegas namun tetap humanis, aman, nyaman, dan tidak menyakiti peserta didik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Winda menjelaskan bahwa nilai-nilai Gapura Panca Waluya menjadi fondasi utama pembentukan karakter siswa, yakni Cageur (sehat), Bageur (baik), Bener (benar), Pinter (cerdas), dan Singer (terampil).”

Nilai-nilai itulah yang ingin kami tanamkan agar peserta didik memiliki karakter kuat dan siap menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas,” katanya.

MPLS Pancawaluya
Kepala SMAN 1 Rancabungur, Winda Yulinda, saat membuka MPLS Pancawaluya.
Baca juga: SMAN 1 Rancabungur Kembangkan Bakat Siswa Lewat Gravitasi: Vokal, Band, Dance, dan Flashmob

Selama MPLS, kegiatan dilaksanakan di ruang kelas maupun di masjid sekolah yang difungsikan sebagai pusat kegiatan bersama karena belum tersedianya aula.Mayoritas materi disampaikan oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, dan guru SMAN 1 Rancabungur. Sementara itu, TNI dan Polri dijadwalkan turut memberikan pembinaan mengenai kedisiplinan, wawasan kebangsaan, serta pembentukan karakter.

Di akhir wawancara, Winda berharap seluruh peserta didik baru mampu beradaptasi dengan baik dan tumbuh menjadi generasi pembelajar yang berakhlak mulia.

“Mudah-mudahan mereka merasa betah belajar di SMAN 1 Rancabungur, memiliki karakter yang baik sesuai nilai-nilai Gapura Panca Waluya, menjadi pembelajar sepanjang hayat, serta kelak mampu menjadi pemimpin-pemimpin hebat yang bermanfaat bagi masyarakat dan Indonesia,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *