Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

344 ASN Tinggalkan Pemkot Bogor

3867
×

344 ASN Tinggalkan Pemkot Bogor

Sebarkan artikel ini
asn
Wali Kota Bogor saat melepas para purnabakti dilingkungan Pemkot Bogor.

BOGOR, Kobra Post Online – Sepanjang tahun 2022, sebanyak 344 Aparatur Sipil Negara (ASN) meninggalkan Pemerintah Kota Bogor. Para ASN ini meninggalkan Pemkot Bogor karena memasuki purnabakti.

Kepala BKPSDM Kota Bogor, Taufik mengatakan, ASN yang memasuki masa purnabakti selama periode Januari sampai dengan Desember tahun 2022 didominasi para pejuang pendidikan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, yaitu sebanyak 282 orang.

Memurut Taufik, para ASN yang akan meninggalkan masa purna, khususnya yang bertugas mengabdi dan memberikan pengajaran serta pendidikan bagi masyarakat Kota Bogor.

“Dengan banyaknya yang purnabakti, Pemkot kehilangan jajaran pendidik mengingat hampir setiap tahun para pendidik harus berakhir tugasnya karena dibatasi aturan,” kata Taufik saat pelepasan para purnabakti di IPB Convention Center, Jalan Pajajaran, Kota Bogor, Rabu (28/12) lalu.

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Minta Tingkatkan Kinerja ASN Kota Bogor

Hal tersebut, lanjut Taufik, menjadi tugas berat bagi negara untuk menyiapkan tenaga pendidik walaupun formasi tenaga pendidik tahun 2022 yang diterima Kota Bogor cukup banyak, yaitu 581 orang namun statusnya adalah ASN PPPK.

Sementara itu Wali Kota Bogor, Bima Arya mengatakan, mewakili pemerintah dan masyarakat Kota Bogor, dirinya menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kontribusi dan kerja keras para Aparatur Sipil Negara yang memasuki purnabakti sehingga Kota Bogor berhasil mendapat penghargaan baik nasional maupun internasional. Sehingga Kota Bogor ada di depan blantika percaturan perkotaan di Indonesia.

Bima Arya menyampaikan, permohonan maaf jika ada tutur kata, lisan maupun perbuatannya maupun kebijakan Pemkot Bogor yang dirasa tidak sesuai harapan.

“Dalam banyak hal penghargaan adalah pengadministrasian saja, tetapi di dalam penghargaan tersebut ada keringat, sumbangsih pemikiran, pengorbanan waktu, peran bapak ibu tapi berujung pada kebanggaan Kota Bogor menerima penghargaan tersebut,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *