Memasuki masa purnabakti menurut Wali Kota, bukan berarti akhir dari pengabdian tetapi bisa menjadi awal pengabdian lainnya yang akan memberikan kemaslahatan di bidang apapun yang pernah dijalani selama aktif sebagai ASN Kota Bogor.
Ia menilai, kuat dan majunya sistem di Kota Bogor berkat tradisi inovasi kelembagaan yang sangat baik yang sudah dibangun dari generasi ke generasi.
Selain itu yang menjadikan Kota Bogor lain dari kota lain adalah sistem kebiasaan kekeluargaan, kekerabatan dan senioritas yang mengagumkan dari masa ke masa.
“Kekeluargaan, kekerabatan dan senioritas di Kota Bogor sangat kuat sekali. Junior menghormati senior, senior menghargai dan mendorong para junior, saling menghargai, saling mengingatkan dengan caranya masing-masing, saling membantu ketika ada yang terkena musibah,” ucapnya.
“Saya ingat pak Diani setiap diundang selalu datang, bahkan kalau tidak diundang muncul. Jabatan ada batasnya tapi silaturahmi, persaudaraan, persahabatan selama hayat dikandung badan dan itu ditunjukkan oleh para senior,” jelasnya.
Baca juga: Kemendagri Setujui TPP ASN Pemerintah Daerah
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota memohon kepada para purnabakti dan Diani Budiarto, selaku Wali Kota Bogor periode 2004 sampai dengan 2014 untuk menyumbangkan barang-barang peninggalan para wali kota yang masih tersimpan di rumahnya untuk disumbangkan guna melengkapi koleksi museum Wali Kota Bogor di Gedung Perpustakaan dan Galeri Kota Bogor agar menjadi inspirasi dan pengalaman bagi Aparatur Sipil Negara dan generasi muda mendatang.












