5 Tantangan Kemenperin Dalam Percepat Membangun Kawasan Industri

oleh -1.048 views
Tantangan
Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Doddy Rahadi

JAKARTA, Kobrapostonline.com – Dalam mempercepat membangun kawasan indutri, Kementerian Perindustrian menghadapi lima tantangan yang harus segera diselesaikan. Diantaranya mulai dari proses penyiapan dokumen, lahan dan tata ruang, perizinan, kebutuhan infrastruktur, pengelolaan dan pencarian tenant, hingga menciptakan kenyamanan berusaha.

Direktur Jenderal Ketahanan Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Doddy Rahadi mengatakan, dalam menghadapi tantangan tersebut dibutuhkan langkah sinergi antara Kemenperin dengan kementerian dan lembaga terkait lainnya. Yang secara khusus mengawal percepatan pembangunan kawasan-kawasan industri.

“Untuk mengatasi persoalan dokumen perencanaan, Kemenperin telah menyusun pedoman dokumen perencanaan kawasan industri. Baik berupa masterplan, feasibility study dan detail engineering design,” katanya di Jakarta, Rabu (19/02).

Kemudian, kata Doddy, terkait tantangan lahan dan tata ruang, Kemenperin tengah menyusun pedoman Kawasan Peruntukan Industri dalam Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) tingkat Provinsi maupun Kabupaten.

“Kemenperin terus mendorong pemerintah daerah untuk menyusun RTRW yang dapat mengakomodasi kepentingan kawasan industri,” ujarnya.

Sementara, lanjut Dirjen KPAII itu, mengenai permasalahan perizinan, saat ini Kemenperin telah memiliki Norma, Standar, Prosedur dan Kriteria (NSPK) perizinan kawasan industri. Baik terkait Izin Usaha dan Perluasan Kawasan Industri serta Rencana Kelola Lingkungan dan Rencana Pantau Lingkungan.

“Perizinan tersebut telah terpusat dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Kemenperin. Kami juga selalu siap untuk mendampingi dan mensupervisi penyelesaian permasalahan perizinan kawasan indutri,” papar Doddy.

Baca juga : Diskominfo Kabupaten Bogor Perkuat Pelayanan Informasi Publik

Selanjutnya, untuk tantangan pengelolaan dan pencarian tenant, Kemenperin melakukan penerapan standar di tiap-tiap kawasan industri. Selain itu, juga sering dilakukan promosi investasi kawasan industri baik di dalam maupun luar negeri.

“Untuk menjamin kenyamanan berusaha baik keamanan dan ketenagakerjaan, telah ditetapkan kawasan industri sebagai Objek Vital Nasional bidang Industri (OVNI) dan melakukan pendampingan investasi kepada pemerintah daerah,” tandasnya.

Reporter : Rangga A.

Editor : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *