Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

4 Parpol Pengusung Prabowo-Gibran, Deklarasikan Koalisi Bogor Maju Untuk Pilwalkot

55
×

4 Parpol Pengusung Prabowo-Gibran, Deklarasikan Koalisi Bogor Maju Untuk Pilwalkot

Sebarkan artikel ini

BOGOR, Kobra Post Online – Manuver politik dan saling mengunci jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mulai dilakukan oleh partai partai politik yang ada di Kota Bogor.

Seperti yang dilakukan oleh empat partai pengusung Presiden dan Wakil Presiden terpilih Prabowo Gibran sepakat membentuk Koalisi Bogor Maju atau KBM.

Empat partai itu adalah Partai Golkar, PAN, Demokrat dan PSI. Deklarasi Koalisi Bogor Maju (KBM) digelar di Onih Hotel, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Rabu (26/6) kemarin.

Partai Gerindra yang juga merupakan partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Maju belum ikut serta dalam deklarasi Koalisi Bogor Maju.  Informasi yang diperoleh Kobra Post Online Gerindra telah membentuk koalisi dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Namun, informasi lain menyebutkan, bahwa Gerindra akan menyusul akan bergabung dengan koalisi empat partai ini.

Dalam deklarasi empat partai ini, belum menentukan Calon Wali Kota (Cawalkot) Bogor berserta wakilnya.

Baca juga: ICMI Orda Kota Bogor Dirikan Koperasi Syariah

Empat parpol ini baru mengeluarkan surat tugas untuk Bakal Calon Wali Kota Bogor, untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat dan komunikasi politik dengan partai.

Deklarasi koalisi dihadiri langsung Ketua DPD Golkar Kota Bogor, Rusli Prihatevy, Ketua DPD PSI, Sugeng Teguh Santoso, Ketua DPC PAN, Bedjo Santoso dan Ketua DPC Demokrat, Anita Mongan.

“Kami ada kesepahaman, sehingga dalam untuk  bisa bersama-sama. Kemudian empat partai ini juga tetap berkomunikasi politik mengajak partai lain berkoalisi,” kata Ketua DPD Golkar Kota Bogor Rusli Prihatevy.

Rusli memastikan empat partai siap bersama-sama membangun Kota Bogor maju. Sehingga proses-proses tersebut bisa dilalui sampai dengan mengusung pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor.

“Tentunya popularitas dan elektabilitas menjadi konsen untuk menentukan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor mendatang,” ungkapnya kepada wartawan usai deklarasi.

Baca juga: Kemeriahan Pelepasan Siswa Kelas VI SDN Malabar

Rusli menegaskan, bakal calon yang mendapatkan surat penugasan dari empat partai yang berkoalisi ini harus berkerja dengan baik.

“Secara komprehensif kami bekerja di koalisi Bogor Maju dan calon yang mendapatkan surat tugas juga bersama sama bekerja,” tegasnya.

Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso mengatakan, koalisi ini adalah instrumen dan itu hanya alat kerja untuk mengusung pasang calon (Paslon).

“Jadi masih dinamis karena masing-masing partai belum mengeluarkan rekomendasi, baru keluar surat tugas. Kami akan mengajak  partai lain yang akan masuk dan kami akan terus  berkomunikasi,” kata Sugeng.

“Bukan hanya kang Dedie A Rachim yang diberikan tugas, bukan juga Kang Rusli diberikan tugas, juga ada calon lain yang diberikan tugas,” tambahnya.

Baca juga: Kapolda Jabar Lakukan Ground Breaking Gedung Pelayanan Publik dan Rusun Polres Bogor

Sementara itu, Ketua DPD PAN Kota Bogor, Bedjo Santoso menjelaskan, nanti finalnya pasangan yang mendaftarkan ke KPU Kota Bogor.

“Koalisi ini terbuka, artinya dalam perjalanan menuju pendaftaran masih terbuka bagi partai lain, mungkin Gerindra atau partai lain akan bergabung sehingga akan lebih memperkuat Koalisi Bogor Maju,” ujarnya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Bogor, Anita Primasari Mongan memaparkan, kesepakatan empat partai ini mengharapkan calon wali kota yang bisa membuat Bogor Maju.

“Jadi kami bekerja, paslon pun bekerja untuk Bogor Maju,” pungkasnya. (Yaso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *