214 Warga Desa Pangkal Jaya Mengungsi di Kantor Desa

oleh -1.930 views
214 Jiwa Warga Desa Pangkal Jaya Mengungsi
Situasi Kantor Desa Pangkal Jaya dipadati para pengungsi korban longsor (Foto : Andres)

BOGOR, Kobrapostonline.com – Sekitar 214 jiwa dari 61 Kartu Keluarga (KK) warga Desa Pangkal Jaya korban longsor yang terjadi, Rabu (01/01/2020) lalu, mengungsi di kantor Desa Pangkal Jaya Kecamatan Nanggung Kabupaten Bogor.

Menurut Taufik Sumarna Kepala Desa (Kades) Pangkal Jaya, sudah 7 hari masyarakat korban longsor tersebut mengungsi di kantor desa.

“Dari kampung yang terkena bencana itu ada 4 RW, namun yang cukup parah yakni di RT 01 RW 09,” katanya.

Taufik juga menjelaskan bahwa wilayah yang terdampak cukup parah yakni Kampung Seuseupan RT 01 RW 09. Dimana ada 9 rumah, satu Mushola dan Madrasah tertimbun longsor.

“Selain itu di Kampung Pangaduan Kuda RT 04 RW 08, ada rumah dengan kondisi yang sama seperti di RW 09. Ditambah rumah-rumah di kampung-kampung yang lain,” jelas Kades itu.

Mengenai persediaan makanan, lanjut Taufik, untuk Desa Pangkal Jaya sudah cukup. Karena lokasi desanya berada di akses jalan utama, sehingga mudah untuk pendistribusian logistik bantuan.

“Harapan saya kepada pemerintah, agar segera mempercepat untuk membangun sarana rumah tinggal bagi para korban. Agar mereka dapat menempati rumah yang layak seperti sediakala. Jika ada yang perlu direlokasi segera relokasi,” harapnya.

Baca juga : Meski Banyak Kendala, Ponpes Islam Al Ghiffari Tetap Salurkan Bantuan

Sementara itu, Siti (22) salah satu korban longsor yang mengungsi bersama kedua anaknya menuturkan bahwa mereka sudah 7 hari tinggal di aula desa.

“Kami disini harus tidur berdesak-desakan, karena kantor desa sebetulnya tidak cukup untuk menampung para korban. Namun mau bagaimana lagi, inilah satu-satunya tempat tinggal kami sementara ini,” tuturnya.

214 Jiwa Warga Desa Pangkal Jaya Mengungsi

Terakhir Siti berharap agar Pemerintah dapat memberikan bantuan untuk membangun kembali kediamannya seperti sediakala.

Reporter : Andres

Editor : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *