BOGOR, Kobra Post Online – Dinding belakang rumah milik Acip warga Kampung Rancabungur RT 01 RW 10, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, jebol setelah dihantam longsor yang terjadi pada Rabu (30/7/2025) sekitar pukul 20.00 WIB. Longsor ini dipicu oleh hujan lebat yang melanda wilayah tersebut.
Mendengar kejadian itu, Kepala Desa Rancabungur, Saepudin, langsung meninjau ke lokasi dan memberikan bantuan bahan material berupa 20 sak semen kepada sang pemilik rumah.
“Ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah desa kepada masyarakat. Kami di sini memberikan pelayanan tidak mengenal waktu, baik pagi, siang, sore, dan malam sekalipun jika menerima laporan langsung turun ke lokasi,” kata Saepudin kepada Kobra Post Online di lokasi kejadian, Kamis (31/7).
Saepudin mengungkapkan bahwa longsor ini dipicu oleh hujan lebat sejak pukul 15.00 hingga pukul 21.00 WIB, beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian itu.

“Kami pemerintah desa dari semalam sudah bergerak dengan RT, RW, dan warga untuk membantu membersihkan material longsor yang menghantam rumah Bapak Acip. Kemudian, kami juga berkoordinasi dengan BPBD, Tagana, DPKPP Kabupaten Bogor, dan pemerintah kecamatan,” ungkapnya.
Ia mengapresiasi tim gabungan yang telah merespon cepat dan membantu menangani dalam musibah tersebut. Menurutnya, kondisi saat ini di sudah bersih dari sisa-sisa longsor dan aman.
Baca juga: Rutinitas Kegiatan Kepala Desa Rancabungur: Aktif Terjun ke Lapangan Sentuh Langsung Masyarakat
“Alhamdulillah BPBD dan Tagana Kabupaten Bogor memberikan bantuan berupa terpal kepada pemilik rumah. Terpal itu digunakan untuk menutupi sementara dinding yang jebol. Mudah-mudahan dari Pemerintah Kabupaten Bogor dapat secepatnya memberikan bantuan untuk warga kami yang tertimpa musibah,” beber Saepudin.

Kades mengimbau kepada seluruh masyarakat Desa Rancabungur agar tetap selalu waspada dan berhati-hati, mengingat saat ini cuaca sedang tidak menentu.
“Terutama rumah yang berada di tebingan, dan berdekatan dengan sungai untuk tetap waspada. Bilamana ada kejadian-kejadian diimbau agar cepat melapor ke pemerintah desa, dan kami akan tindak lanjuti,” pungkasnya.












