Menurut Ali, pertandingan sepak bola kaum ibu ini hanya sebatas hiburan sekaligus ajang silaturahim warga antar kampung dan RW.
“Ya, intinya untuk menghibur masyarakat sekaligus mensyukuri kemerdekaan Indonesia yang sudah 77 tahun,” ucapnya.
Selain sepak bola, sejumlah lomba lainnya yang sudah menjadi tradisi setiap 17 Agustusan juga digelar antara lain lomba tumpeng, maraton, lomba tangkap bebek dan lomba-lomba hiburan lainnya.
Baca juga: Desa Wargajaya Gelar Turnamen Sepak Bola Emak-Emak
Nani Solihat, salah satu warga RT 01 RW 02 Desa Batujajar mengaku senang ikut berpartisipasi dalam kegiatan HUT RI ke 77. “Sejenak kita tinggalkan dulu urusan rumah, kita bermain bola dengan sesama Ibu rumah tangga,” imbuhnya.
Sebelumnya, pertandingan sepak bola antar emak-emak juga digelar oleh Desa Wargajaya Kecamatan Cigudeg. Turnamen Sepak Bola Wanita Sahabat Jaro Bancet (Sajaba) tersebut diprakarsa oleh Ketua Tim Penggerak PKK Desa Wargajaya.












