Akta Kematian juga disebut Ida sangat penting. Karena jika belum dibuatkan Akta Kematian maka data akan tetap berjalan. Sedangkan jika sudah membuat Akta Kematian, maka NIK akan tertutup dengan sendirinya.
“Contoh misalkan warga masih mempunyai tagihan BPJS, bank dan lain sebagainya, itu pasti akan terus berlanjut,” ucapnya.
Ida berpesan kepada warga agar menyadari terhadap data administrasi kependudukan. Ia mengimbau warga memperhatikan data-data yang diterimanya sebelum dibawa pulang.
“Jadi dilihat terlebih dahulu betul atau tidaknya. Mulai dari nama, jenis kelamin, tanggal lahir agar dilihat sedini mungkin. Jangan pada saat waktunya, warga butuh persyaratan kurang dan dia yang marah-marah,” tegasnya.

Baca juga: Desa Pasirgaok Salurkan BLT DD, Pengalaman Pertama Bagi Kades About
Sementara itu, Kepala Desa Pasirgaok, Abdul Rohman mengatakan bahwa progam ini merupakan realisasi dari 100 hari kerja kepala desa baru. Sekaligus dalam rangka memfasilitasi warga Desa Pasirgaok dalam hal administrasi kependudukan.
“Bilamana warga Desa Pasirgaok belum memiliki KIA, KK, Akta Kelahiran dan Kematian, perekaman e-KTP, itu bisa kita fasilitasi hari ini. Dan alhamdulilah kita dapat support dari UPT I Parung Disdukcapil,” kata About sapaan akrabnya.
Ia berharap, dengan adanya program ini bisa membantu warga Desa Pasirgaok dalam melengkapi administrasi. Jadi warga tidak harus datang ke Disdukcapil Kabupaten Bogor.
“Warga cukup datang ke Desa Pasirgaok, kita fasilitasi pembuatannya serta jika persyaratannya sudah lengkap, langsung jadi pada hari ini juga,” ucapnya.
Baca juga: Sidak ke Disdukcapil, Komisi I dan IV DPRD Temukan Persoalan KK
Kades menegaskan, bagi warga yang membutuhkan pelayanan, tidak dipungut biaya. “Sangat luar biasa, mereka datang untuk melengkapi administrasi yang dibutuhkan ternyata lebih antusias,” ucapnya.
About mengungkapkan, pihaknya menjaring warga yang belum tertib dalam administrasi kependudukan. Bagi warga yang sudah tertib administrasi, dirinya mengapresiasi.
“Artinya jika warga yang sudah tertib, mereka memang membutuhkan lebih awal. Sedangkan bagi yang belum, kita jaring agar mereka benar-benar tertib dalam administrasi,” ungkapnya.









