Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

SMK Citra Pariwisata Bogor Jadi Tempat Uji Kompetensi

2586
×

SMK Citra Pariwisata Bogor Jadi Tempat Uji Kompetensi

Sebarkan artikel ini
SMK Citra Pariwisata Bogor Jadi Tempat Uji Kompetensi LSP

BOGOR, Kobra Post Online – SMK Citra Pariwisata Kota Bogor mendapatkan Surat Keputusan dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pariwisata Mutu Pesona Indonesia untuk menjadi Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Cibeureum Kelurahan Mulyaharja Kecamatan Bogor Selatan Kota Bogor ini mendapatkan SK tersebut atas rekomendasi dari salah satu LSP bidang Hotel dan Restoran.

Kepala SMK Citra Pariwisata, Sonny Arfan mengatakan, dengan penunjukan itu sekolahnya dapat menjadi salah satu rujukan sertifikasi para praktisi Hotel dan Restoran di Kota dan Kabupaten Bogor.

Sonny menjelaskan, SMK Citra Pariwisata di bawah naungan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP), LSP Pariwisata Mutu Pesona Indonesia yang akan melakukan kegiatan Sertifikasi Kompetensi skema okupasi di bidang Front Office, Food and Beverage, dan Housekeeping.

“Pada akhir Mei 2022 mendatang, kita akan mensertifikasi seluruh lulusan kami yang berjumlah 368 orang melalui uji kompetensi keahlian dari LSP P3. Ini demi meningkatkan daya saing lulusan SMK Citra Pariwisata di dunia kerja,” ungkap Sonny Arfan, kepada Kobra Post Online di ruang kerjanya, Selasa (19/4).

Asesor LSP Pariwisata Mutu Pesona Indonesia, Wiji Budiarto menuturkan, kalau di Hotel, TUK tempat kerja, tapi di SMK Pariwisata dianggap fit and proper test berstandar BNSP.

“Dengan adanya TUK di sini tentunya dapat mempermudah teman-teman praktisi atau calon lulusan SMK yang akan mengadakan kegiatan sertifikasi bisa diarahkan ke sini. Dalam hal ini kebetulan kami ada skemanya dari kemitraan. Insya Allah semua bisa berjalan dengan baik dan lancar,” tuturnya.

Baca juga : Komisi IV Minta Pemkot Bogor Prioritaskan Renovasi Sekolah

Wiji menambahkan, pihaknya akan mencoba melakukan pengembangan kemitraan, baik dengan industri maupun lembaga pendidikan.

“Kami berada di semua sisi. Bahkan, kami mencoba bagaimana caranya agar lulusan SMK, Akademi atau Universitas dapat diterima di industri, khususnya hotel dan restoran,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *