Scroll untuk baca artikel
Info Bogor

Pilot Project Dashboard E-Monev KTR

2503
×

Pilot Project Dashboard E-Monev KTR

Sebarkan artikel ini

Kota Bogor Dapat Penghargaan

Penghargaan diberikan langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono dan Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) Kemenkes serta perwakilan WHO (World Health Organization) dan UNICEF, kepada Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Wamenkes, Dante Saksono Harbuwono mengatakan, semua berkomitmen bahwa tembakau adalah musuh bersama. Bahkan ahli epidemiologi menyebut tembakau sebagai ancaman kesehatan masyarakat di dunia yang besar. Data saat ini menunjukkan, bahwa ada 70,2 juta atau 34,5 persen orang di dunia yang merokok.

“Sayangnya Indonesia menempati urutan ketiga. Mungkin salah satunya karena kita negara penghasil tembakau. Maka tadi ada penghargaan juga untuk para petani yang mengganti tadinya menanam tembakau menjadi tanam pangan yang bermanfaat,” jelas Dante.

Sambung Dante, data WHO juga melaporkan bahwa ada 8,2 juta kematian yang berhubungan langsung dengan penggunaan tembakau. Jadi, bukan hanya sebatas kebiasaan merokoknya saja.

“Fakta ini mengharuskan kita untuk melakukan implementasi berbagai aturan, kebijakan, evaluasi, edukasi dan promosi kepada masyarakat untuk melakukan kampanye tidak merokok,” tegasnya lagi.

Baca juga: Polresta Bogor Kota Dapat Penghargaan dari Komnas PA

Termasuk Kota Bogor, lanjutnya, saat ini sudah ada 86 persen daerah yang mempunyai aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Ia menargetkan, di tahun ini seluruh daerah alias 100 persen semua memiliki aturan KTR.

“Berbagai macam percepatan itu tentu tidak akan berhasil tanpa dukungan semua pihak. Kepada pemerintah daerah yang telah berkomitmen, saya ucapkan terima kasih, kepada adik-adik generasi muda untuk menciptakan generasi yang keren tanpa rokok,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *