Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Dedie Rachim Rombak 3 Pejabat Pemkot Bogor, Rudy Mashudi Pimpin DLH, Pupung Resmi Jadi Kasatpol PP

3
×

Dedie Rachim Rombak 3 Pejabat Pemkot Bogor, Rudy Mashudi Pimpin DLH, Pupung Resmi Jadi Kasatpol PP

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Bogor Dedie Rachim melantik tiga pejabat pimpinan tinggi Pemkot Bogor di Balaikota Bogor pada 30 Juni 2026.

BOGOR, Kobra Post Online – Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, resmi merombak tiga jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Pelantikan berlangsung di Balaikota Bogor pada Selasa (30/6/2026) sebagai bagian dari penguatan birokrasi untuk mempercepat pelayanan publik dan menjalankan program prioritas daerah.

Tiga pejabat yang dilantik masing-masing mendapat amanah strategis di lingkungan Pemkot Bogor.

Rudiyana dipercaya menjabat sebagai Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik setelah sebelumnya memimpin Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor.

Sementara itu, Rudy Mashudi resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bogor.

Adapun Pupung W. Purnama akhirnya ditetapkan secara definitif sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bogor setelah sebelumnya mengemban tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt).

Dedie Rachim Titipkan Tugas Berat kepada Pejabat Baru

Dalam sambutannya, Dedie Rachim berharap para pejabat yang baru dilantik mampu menjawab harapan masyarakat sekaligus mempercepat pencapaian program pembangunan Kota Bogor.

“Mudah-mudahan apa yang menjadi harapan masyarakat bisa terwujud dengan kepemimpinan dari para kepala dinas yang baru saja dilantik,” ujar Dedie.

Menurutnya, setiap pejabat memiliki tantangan besar yang harus segera dituntaskan, terutama Kepala DLH dan Kasatpol PP.

Kasatpol PP Diminta Tertibkan PKL di Alun-Alun, Sempur, dan Taman Heulang

Dedie menegaskan, salah satu prioritas bagi Kasatpol PP yang baru adalah penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di sejumlah ruang publik Kota Bogor, seperti Alun-Alun Kota Bogor, kawasan Sempur, dan Taman Heulang.

Ia menilai pengalaman Pupung selama menjabat sebagai Plt menjadi modal penting untuk menjalankan tugas secara maksimal.

“Dengan pengalaman sebagai Plt Kasatpol PP, saya berharap Pak Pupung dapat menjalankan tugas sepenuh hati dengan kewenangan yang kini dimiliki,” kata Dedie.

Menurutnya, masyarakat memiliki ekspektasi tinggi terhadap terciptanya kota yang lebih tertib, nyaman, dan bersih.

Kepala DLH Bogor Kawal Proyek PSEL dan Pengelolaan Sampah

Selain penataan kota, perhatian besar juga diberikan kepada Kepala DLH yang baru.
Dedie meminta Rudy Mashudi mengawal pembangunan Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan segera memasuki tahap pembangunan fisik.

Groundbreaking proyek tersebut dijadwalkan berlangsung pada 8 Juli 2026, dengan target pembangunan sekitar 1,5 tahun.

“Tanggal 8 Juli PSEL akan ada groundbreaking. Pembangunan ini harus benar-benar dikawal karena berlangsung sekitar satu setengah tahun,” ungkap Dedie.

Tak hanya fokus pada pembangunan fasilitas, Pemkot Bogor juga akan memperkuat edukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah melalui konsep Reduce, Reuse, dan Recycle (3R).

Pemilahan sampah dari tingkat rumah tangga dinilai menjadi kunci keberhasilan sistem pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Bogor.

Baca juga: Pasca PPDB, Wali Kota Bogor Rotasi Pejabat Struktural dan Kepala Sekolah

Selain tiga pejabat pimpinan tinggi pratama, dalam kesempatan yang sama Dedie Rachim juga melantik empat pejabat fungsional serta memberikan tugas tambahan kepada dua kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Pelantikan ini diharapkan semakin memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *