BOGOR, Kobrapostonline.com – Pembangunan jalan lingkungan di Desa Galuga Kecamatan Cibungbulang Kabupaten Bogor diduga asal jadi.
Menurut sumber Kobrapostonline dilapangan,proyek yang dikerjakan dari Dana Desa (DD) tahap 2 tahun 2019 sebesar Rp.230.203.500 berlokasi di Kampung Moyan RT.11 – RT.12 dan Kampung Bojong RT.13 RW.06 diduga tidak sesuai spesifikasi.
“Saya sangat menyayangkan pekerjaan yang dilaksanakan oleh pihak desa senilai Rp.230.203. 500, dengan volume 2.000 M x 1 M itu tidak sesuai spek. Dimana aspal yang digelar sangat tipis dan sekarang sudah banyak retak. Bisa kita lihat dilapangan, bahkan ada yang sudah tumbuh rumput ditengah-tengah aspal,” katanya, Selasa (03/12/2019).

Ketua RT.13 Kp. Bojong, Husni mengatakan, menurutnya tidak ada warga setempat yang di pekerjakan. Masyarakat hanya membantu yang bersifat gotong royong, artinya tidak ada anggaran untuk upah sesuai Hari Orang Kerja (HOK) yang di sampaikan.
“Hanya warga pengangguran saja yang membantu secara gotong royong. Dan hanya di kasih uang Rp.100 ribu selama pengerjaan,” ungkap husni. Selasa (03/12/2019).

Baca juga : PJS Kades Cemplang Sebut Salah Cetak Papan Proyek Adalah Human Error
Ditempat terpisah, Sekretaris Desa (Sekdes) Galuga Apriyana saat ditemui Kobrapostonline diruang kerjanya membenarkan, bahwa masyarakat yang dilibatkan hanya bersifat gotong royong.

“Belum ada pengupahan dari anggaran dana desa yang tercantum. Karena hitungannya belum ada. Kami perlu musyawarah lagi, karena TPK yang punya tanggung jawab dan dikoordinasikan dengan wilayahnya masing-masing. Bagaimana pun ini program dana desa, masyarakat harus ikut serta. Ya, Gotong royong karena kalau pengaspalan ada orang tekniknya,” jelas Apriyana.
Reporter : Andres
Editor : Agus P.












