Dari bantaun TNI AU Atang Sendjaja, lanjutnya, Desa Rancabungur mendapatkan empat tangki air berikut dengan tandon air. Atas nama Desa Rancabungur ia mengucapkan terima kasih kepada TNI AU Atang Sendjaja.
“Terima kasih kepada Danlanud Atang Sendjaja yang sudah peduli kepada masyarakat di Desa Rancabungur yang mengalami dampak kekeringan air,” ungkapnya.
Menurut Saepudin, hampir seluruh wilayah Desa Rancabungur mengalami dampak kekeringan, bahkan mencapai 1.500 KK mengalami kerisis air.
“Titik-titik yang rawan itu sekitar Jalan Raya Rancabungur, karena mereka jauh dari kali, jauh dari penampungan air, jauh dari situ,” jelasnya.

Baca juga: Operasi Antik, Polres Bogor Tangkap 42 Pelaku Kasus Penyalahgunaan Narkoba
Saepudin menyebutkan, Desa Rancabungur memiliki dua situ diantaranya Situ Cibaju dan Situ Cilimus, yang keduanya mengalami penyurutan hampir 40 persen.
“Yang tadinya keramba-keramba tergenangi air, sekarang tidak tergenangi air. Ibu-ibu yang biasa pagi atau sore nyuci dipinggiran situ, sekarang tidak bisa karena menyusut,” paparnya.
Kedepan, Desa Rancabungur akan berkolaborasi dengan kecamatan, Pemerintah Kabupaten Bogor dan dinas terkait untuk mengantisipasi kekeringan berkepanjangan.
“Mudah-mudahan ini dapat terealisasi, dan warga dapat memanfaatkan bantuan-bantuan air bersih dari dinas-dinas terkait lainnya,” pungkasnya.












