BOGOR, Kobra Post Online – Menjelang perayaan Idulfitri, Pemerintah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, kembali menggelar Gerakan Pangan Murah Istimewa guna membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Kegiatan yang digelar di Masjid Baiturrahman Rancabungur tersebut disambut antusias warga. Sejak pagi, masyarakat telah memadati lokasi untuk membeli berbagai bahan pangan dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.
Camat Rancabungur, Dita Aprilia, mengatakan bahwa program Gerakan Pangan Murah Istimewa merupakan langkah konkret pemerintah dalam menjaga stabilitas harga sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Menurutnya, menjelang Idulfitri biasanya terjadi peningkatan permintaan bahan pangan yang berpotensi memicu kenaikan harga. Oleh karena itu, pemerintah kecamatan menghadirkan program pangan murah yang langsung menyasar masyarakat.
“Kegiatan ini kami hadirkan untuk membantu warga mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau, terutama menjelang Idulfitri ketika kebutuhan rumah tangga meningkat,” ujar Dita Aprilia.

Baca juga: Jelang Ramadan 2026, Kecamatan Rancabungur Hadirkan Gerakan Pangan Murah Istimewa
Selain membantu masyarakat, program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan serta menekan laju inflasi, khususnya pada momentum hari besar keagamaan.
Pemerintah Kecamatan Rancabungur berharap Gerakan Pangan Murah Istimewa ini dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
Daftar Harga di Gerakan Pangan Istimewa Murah Rancabungur
Berikut sejumlah komoditas yang dijual dengan harga lebih murah dari pasaran:
Telur ayam: Rp26.000/kg
Daging ayam: Rp31.000/ekor
Daging sapi: Rp127.000/kg
Beras premium: Rp59.500/5 kg
Minyak goreng: Rp16.500/liter
Gula pasir: Rp15.500/kg
Tepung terigu: Rp7.000/kg
Segitiga Biru: Rp9.500/kg
Dengan harga yang relatif lebih murah tersebut, masyarakat diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga menjelang Idulfitri tanpa harus terbebani lonjakan harga di pasaran.












