Scroll untuk baca artikel
Info Bekasi

Padat Karya 2022 Desa Karang Rahayu Dilaksanakan 2023, Ada Apa?

1339
×

Padat Karya 2022 Desa Karang Rahayu Dilaksanakan 2023, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Padat Karya

BEKASI, Kobra Post Online – Anggaran Padat Karya tahun 2022 tahap 3 di Desa Karang Rahayu Kecamatan Karang Bahagia Kabupaten Bekasi baru dilaksanakan pada Februari 2023.

Menurut info salah satu warga Desa Karang Rahayu yang enggan disebut namanya, anggaran Padat Karya itu turun pada Oktober 2022 lalu di 3 (tiga) titik.

“Penyerapan anggaran di Desa Karang Rahayu sangat lamban dan diduga asal saja, seakan hanya sebatas menggugurkan kewajiban,” katanya.

Di Dalam penyerapan anggaran Padat Karya, lanjut sumber, semestinya di akhir tahun 2022 harus sudah selesai, namun terlihat baru dikerjakan tahun ini.

“Dan setahu saya, kegiatan padat karya itu seharusnya pembuatan saluran air yang ada di pinggir tanggul untuk menghadapi musim penghujan. Bukan bersihin lapangan bola yang lokasinya berbeda,” jelasnya.

Ia juga sangat menyayangkan lemahnya pengawasan dari instansi terkait, sehingga hal seperti ini bisa terjadi.

Sementara, Camat Karang Bahagia, Karnadi selaku pelaksana pembina desa sangat menyayangkan dengan adanya penyerapan tahun 2022, namun dikerjakan di 2023.

“Sangat tidak dibenarkan dan tidak diperbolehkan. Seharusnya setiap kegiatan harus dilakukan tepat waktu, dan ini adalah masukan buat saya sebagai bentuk untuk mengevaluasi,” terangnya, Senin (6/2).

Kepala Desa Karang Rahayu, Ino Hermawati saat ingin di konfirmasi lewat telepon seluler, beralasan tidak bisa memberikan jawaban karena ingin menjenguk keluarga yang berada di rumah sakit (RS) dan mengalihkan ke sekretaris desa.

Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Karang Rahayu, Chepy Sahrul Sidiq saat dimintai tanggapan lewat pesan WhatsApp sampai saat ini belum ada jawaban.

Baca juga: Aneh, Revisi Master Plan Kota Deltamas Tak Bertanggal

Di Tempat terpisah, Kepala Urusan (Kaur) Umum Desa Karang Rahayu, Yaya selaku pelaksana kegiatan padat karya membenarkan, bahwa anggaran padat karya ada pada tahun 2022.

Ia menjelaskan, kegiatan itu dikerjakan di empat (4) titik berbeda pada tahun 2023. Namun saat ditanya volume dan titik lokasi kegiatan, Kaur Umum itu menjelaskan secara tidak pasti dan selalu berubah-ubah kepada awak media.

“Saya hanya sebatas ditugaskan mendata ada berapa orang di kegiatan padat karya dan terkait anggarannya saya tidak tahu. Ini juga atas perintah Ibu Kades (kepala desa),” ungkapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *