Bahkan, Presiden Soekarno juga mempopulerkan Gamelan, yang dalam narasi museum keliling ini disebutkan pada 26 agustus 1965 Presiden Soekarno berpesan dalam pidatonya yang bertajuk Bangunkan Kebudayaan Rakyat di Istana Negara, menghendaki agar setiap desa memiliki gamelan.
Di Kota Bogor saat ini juga sedang dibangun museum yang merupakan komitmen untuk menitipkan pada generasi muda tentang pentingnya masa lalu dan belajar dari pemimpin hebat di masa lalu.
“Ini kita ikhtiarkan secara maksimal. Di Desember, Insya Allah ada dua museum yang akan selesai dibangun. Pertama museum di Batutulis depan Istana Batutulis di lokasi prasasti Batutulis sedang dibangun untuk menghidupkan kembali kebesaran kerajaan pajajaran. Kedua di Perpustakaan Kota Bogor juga dibangun satu lantai penuh Bumi Pariwara museum tentang pemimpin Bogor dari masa ke masa,” ujarnya.

Museum Keliling Koleksi Kepresidenan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-9 Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti di Kota Bogor.
Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud Ristek, Fitra Arda mengatakan, museum ini terbuka untuk bisa dikunjungi masyarakat umum.






