Tidak hanya anak-anak, sambung Jikri, orang dewasa pun ikut menikmati keberadaan kendaraan ini di Situ Cigudeg.
“Kami memberikan keringanan, sewanya tidak harus satu jam, setengah jam pun bisa dengan harga sewa Rp10 ribu,” ucapnya.
Baca juga: Menyalahi Perda Tibum, Kehadiran Sepeda Listrik di Kota Bogor Dikritik DPRD

Namun, sambung Jikri, pihaknya melarang kepada penyewa masuk ke jalan raya Cigudeg, karena kendaraan ini hanya untuk berkeliling di sekitar Situ Cigudeg.
“Tujuannya memang untuk kawasan wisata Situ Cigudeg. Alhamdulillah selain ramai oleh masyarakat yang berolahraga, memancing ikan, juga diramaikan dengan keberadaan sepeda listrik,” ujarnya.
Jikri menambahkan, saat ini sepeda listrik yang tersedia baru ada 5 unit.
“Sehingga masih kurang, karena penyewa setiap harinya rata-rata antara 40 sampai 60 orang. Mereka harus sabar mengantri bergiliran,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Desa Cigudeg, Andi Supriadi mengatakan, Pemerintah Desa Cigudeg mengapresiasi adanya penyewaan sepeda listrik di kawasan Situ Cigudeg. Selain untuk meramaikan kawasan wisata, juga bisa mengangkat perekonomian masyarakat.
“Ini akan menjadi icon Cigudeg,” pungkasnya.












