Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

Jelang Ramadan 2026, Kecamatan Rancabungur Hadirkan Gerakan Pangan Murah Istimewa

99
×

Jelang Ramadan 2026, Kecamatan Rancabungur Hadirkan Gerakan Pangan Murah Istimewa

Sebarkan artikel ini
Rancabungur
Camat Rancabungur, Dita Aprilia, bersama pengunjung Gerakan Pangan Murah Istimewa. (Foto: Dok. Juna).

BOGOR, Kobra Post Online – Menyambut bulan suci Ramadan 2026 sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok, Pemerintah Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor menghadirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) Istimewa untuk masyarakat.

Program ini menjadi angin segar bagi warga yang biasanya menghadapi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.

Camat Rancabungur, Dita Aprilia, menjelaskan bahwa GPM Istimewa menyediakan berbagai komoditas pangan dengan harga di bawah pasaran.

“Gerakan Pangan Murah Istimewa ini dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kecamatan Rancabungur menjelang bulan suci Ramadan dengan harga yang lebih murah. Biasanya mendekati Ramadan harga melonjak sangat tinggi, sehingga masyarakat merasa kesulitan mendapatkan bahan pangan,” ujar Dita kepada Kobra Post Online di sela kegiatan, Jumat (13/2).

Rancabungur
Gerakan Pangan Murah Istimewa.
Baca juga: Musrenbang Kecamatan Rancabungur: Peningkatan Jaringan Irigasi-Rehabilitasi Ruang Kelas SD Negeri Jadi Usulan Prioritas

Daftar Harga Sembako Gerakan Pangan Murah Rancabungur

Berikut daftar harga kebutuhan pokok yang dijual lebih terjangkau:

– Beras premium: Rp 59.500 / 5 kg

– Beras medium super: Rp 56.500 / 5 kg

– Daging ayam: Rp 32.000 / ekor

– Daging sapi: Rp 117.000 / kg

– Gula pasir: Rp 15.000 / kg

– Minyak goreng: Rp 15.500 / liter

– Telur ayam: Rp 26.000 / kg

– Terigu Segitiga Biru: Rp 9.500 / kg

Harga tersebut dinilai lebih rendah dibandingkan harga pasar menjelang Ramadan yang biasanya mengalami kenaikan signifikan.

Antusiasme Warga Tinggi

Menurut Dita Aprilia, masyarakat tampak sangat antusias memanfaatkan program ini. Sejak pagi, warga sudah berbondong-bondong mendatangi lokasi GPM untuk berbelanja kebutuhan pokok Ramadan.

“Alhamdulillah saya melihat masyarakat sangat antusias dan berbondong-bondong untuk belanja di GPM ini,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Bogor yang telah merealisasikan program Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Rancabungur.

Rancabungur
Baca juga: Jaro Ade Tinjau Pasar Laladon yang Terbengkalai, Renovasi Besar Segera Dikaji

GPM Pertama Tahun Ini di Rancabungur

Sebagai informasi, Gerakan Pangan Murah Istimewa ini merupakan pelaksanaan pertama di tahun 2026 oleh Pemerintah Kecamatan Rancabungur. Program ini diharapkan mampu membantu menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan inflasi daerah menjelang Ramadan.

Warga diimbau untuk memanfaatkan program serupa jika kembali digelar dalam waktu dekat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *