Heboh US Berpura-Pura Meninggal Diselesaikan dengan Restorative Justice

Heboh US Berpura-Pura Meninggal Diselesaikan dengan Restorative Justice 1
Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin merilis kasus Urip Saputra (40) warga Rancabungur, Kabupaten Bogor, yang membuat heboh karena merekayasa kematiannya untuk mehindari hutang.

Sementara itu Kapolres Bogor, AKBP Iman Imanuddin mengatakan, bahwa ketika subjek hukum mengambil langkah-langkah untuk rasa keadilan, dengan mekanisme yang ada sekarang yaitu restorative justice maka akan lebih bermanfaat dan lebih barokah.

Karena terang Kapolres, dalam proses penegakan hukum ada tiga unsur yang perlu disepakati untuk tujuan hukum itu sendiri, yakni keadilan, kemanfaatan, dan kepastian. Hal itulah, kata Kapolres, yang melandasinya mengambil tindakan restorative justice.

Baca juga: Polres Bogor Ungkap Tindak Pidana Perdagangan Anak

Melalui kejadian ini, Kapolres mengharapkan, dapat di jadikan sebuah pembelajaran karena hal ini juga dapat menggangu ketertiban umum.

Apa itu Restorative Justice ?

Untuk  diketahui, Restorative Justice adalah salah satu prinsip penegakan hukum dalam penyelesaian perkara pidana. Restorative justice dapat dijadikan instrumen pemulihan dan sudah dilaksanakan oleh Kepolisian, Kejaksaan dan Mahkamah Agung (MA) dalam bentuk pemberlakuan kebijakan.

Restorative justice adalah penyelesaian tindak pidana dengan melibatkan pelaku, korban, keluarga pelaku, keluarga korban, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, atau pemangku kepentingan untuk bersama-sama mencari penyelesaian yang adil melalui perdamaian dengan menekankan pemulihan kembali pada keadaan semula. Pengertian restorative justice atau keadilan restoratif ini termuat dalam Pasal 1 huruf 3 Peraturan Polri Nomor 8 Tahun 2021.