Scroll untuk baca artikel
Pendidikan

Gelar Maulid, Cara PAUD Mawar Memperkenalkan Sifat-sifat Rasulullah Sejak Dini

831
×

Gelar Maulid, Cara PAUD Mawar Memperkenalkan Sifat-sifat Rasulullah Sejak Dini

Sebarkan artikel ini
PAUD Mawar
PAUD Mawar, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Dok. Junaedi).

BOGOR, Kobra Post Online – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Mawar, Desa Rancabungur, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini diadakan untuk memperkenalkan sifat-sifat Rasulullah kepada peserta didik sejak dini.

Peringatan Maulid Nabi ini dihadiri oleh Ketua Pusat Kegiatan Gugus (PKG) dan Ketua terpilih Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kecamatan Rancabungur.

Kepala PAUD Mawar, Dede Maemunah, mengatakan bahwa materi dalam peringatan Maulid Nabi ini bertujuan untuk memberikan suri teladan sifat-sifat Rasulullah kepada peserta didik.

“Alhamdulillah, kegiatan ini diikuti oleh anak-anak beserta orang tua peserta didik. Sebagai lembaga pendidikan anak usia dini, kami ingin menanamkan sifat-sifat Rasulullah sejak dini,” kata Dede kepada Kobra Post Online seusai kegiatan, Jumat (4/10).

PAUD Mawar
Kepala PAUD Mawar, Dede Maemunah.
Baca juga: DPRD Kabupaten Bogor Sahkan Perda PAUD dan Kemajuan Budaya Lokal

Dede menjelaskan, selain memberikan ilmu kepada peserta didik, pemateri juga menyisipkan materi parenting bagi orang tua tentang cara mengasuh dan mendidik anak ala Rasulullah.

“Saya melihat banyak orang tua yang menangis. Jadi, mendidik anak itu tidak boleh dengan kekerasan, bentakan, apalagi pukulan. Pada momen ini, kami juga memberikan materi parenting kepada orang tua,” jelasnya.

PAUD Mawar.
Jajaran PAUD Mawar bersama peserta didik dan orang tua.
Baca juga: Peringatan Maulid Nabi SDN Rancabungur 03 Hadirkan Pendongeng Boneka

Dede berharap, melalui kegiatan ini peserta didik dapat menjadi lebih baik di masa depan.

“Orang tua juga diharapkan mengerti bahwa anak adalah titipan yang harus kita jaga, rawat, dan sayangi, tanpa bentakan dan kekerasan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *