Dua Anggota Fraksi PDI Perjuangan Gagal Jadi Ketua PAC

oleh -1.172 views
Musancab PDI Perjuangan

BEKASI, Kobrapostonline.com – Dua dari tiga anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bekasi, gagal jadi Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) dalam Musyawarah Anak Cabang (Musancab) yang berlangsung pada Minggu (08/03/2020) di Win Grand Hotel, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat. Kedua anggota itu adalah Nyumaro dan Ade Kunang.  

Diketahui Nyumarno mendaftarkan diri sebagai Ketua PAC Cikarang Timur dan Ade Kunang calon Ketua PAC Cikarang Selatan. Sedangkan Abdul Rosid terpilih menjadi Ketua PAC Tarumajaya.

Dari hasil Musancab itu, terpilih sebanyak 23 Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Bekasi yang di sumpah janji. Setelah sebelumnya 130 kader se-Kabupaten Bekasi yang mengikuti seleksi dan proses fit and proper test.

Pimpinan Sidang Musancab, Yunandar R Eka Perwira berharap, kedepan PDI Perjuangan Kabupaten Bekasi akan semakin solid dan bersikap disiplin. Karena menurutnya, disiplin merupakan modal utama untuk menghadapi tantangan kedepan di Pemilu 2024 baik Pemilihan Presiden (Pilpres), Pemilihan Gubernur (Pilgub), Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg).

“Dengan modal baik ini, banyak hal yang bisa dilakukan pengurus partai untuk mendapatkan simpati dari masyarakat. Sehingga PDI Perjuangan memperoleh peningkatan suara seperti periode yang lalu,” ujarnya.

Baca juga : Kades Kalong II Tanggap Bantu Masyarakat

Untuk kaderisasi sendiri, lanjut Yunandar, pergantian di PAC bisa berjalan secara natural dan tidak bisa dipaksakan. Namun tetap harus dilakukan pergantian agar ada regenerasi.

“Dalam Musancab inikan mencari kader yang terbaik, karena itu penting agar PDI Perjuangan bisa menghasilkan tim dengan orang-orang yang memiliki kinerja dan loyalitas terhadap partai,” tandasnya.

Sementara itu, ketika tim Kobrapostonline.com mencoba untuk menghubungi Nyumarno via Whatsapp, tidak ada jawaban sampai berita ini di turunkan.

Reporter : Surya/Zam

Editor : Yaso

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *