Sejumlah OKP di Ciomas Kecewa, DPD KNPI Kabupaten Bogor Dinilai Tidak Netral dan Terlalu Intervensi Muscam

Sejumlah OKP di Ciomas Kecewa, DPD KNPI Kabupaten Bogor Dinilai Tidak Netral dan Terlalu Intervensi Muscam

BOGOR, Kobra Post Online – Sejumlah Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) di tingkat Kecamatan Ciomas kecewa terhadap tindakan Pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor yang dinilai tidak netral serta terlalu jauh melakukan intervensi dalam pelaksanaan Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI di Kecamatan Ciomas pada Senin (12/01/2026). 

Salah satu perwakilan OKP, M. Fahrizki NST Ketua Pemuda Pancasila PAC Ciomas mengatakan, kekecewaan tersebut mencuat seiring adanya dugaan keterlibatan aktif pengurus DPD KNPI Kabupaten Bogor dalam mengarahkan jalannya Muscam. Termasuk menentukan kandidat tertentu dan memengaruhi forum yang seharusnya menjadi ruang demokratis bagi pemuda di tingkat kecamatan.

Menurut Rizki (panggilan akrab), Muscam KNPI merupakan forum tertinggi di tingkat kecamatan yang harus dijalankan secara mandiri, objektif, dan bebas dari tekanan pihak mana pun.

“Kami sangat menyayangkan sikap DPD KNPI Kabupaten Bogor yang seharusnya berperan sebagai fasilitator, bukan justru menjadi aktor utama yang mengintervensi proses Muscam. Ini mencederai semangat demokrasi dan independensi organisasi, katanya.

Ketidaknetralan tersebut, lanjutnya, berpotensi memecah soliditas pemuda di tingkat kecamatan serta menciptakan preseden buruk dalam tata kelola organisasi kepemudaan.

Sejumlah OKP juga menilai bahwa intervensi berlebihan dapat menghilangkan kepercayaan kader dan organisasi terhadap KNPI sebagai wadah berhimpun yang inklusif dan representatif.

“KNPI dibangun atas dasar kebersamaan dan musyawarah. Jika proses di tingkat kecamatan saja sudah dikondisikan, maka ke mana lagi pemuda harus menyuarakan aspirasi secara jujur?” ujarnya.

Atas kondisi tersebut, sejumlah OKP mendesak DPD KNPI Kabupaten Bogor untuk bersikap profesional, menjunjung tinggi netralitas, serta menghormati mekanisme organisasi di tingkat kecamatan. Mereka juga meminta adanya evaluasi internal agar kejadian serupa tidak terulang di Muscam-Musc am berikutnya.

Pemuda Pancasila Ciomas menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kondusivitas dan persatuan pemuda, namun juga tidak akan tinggal diam apabila nilai-nilai demokrasi dan independensi organisasi terus diabaikan.