Kudapan yang akan diberikan, sambungnya, makanan sehat berupa lauk pauk, dua bahan pangan, dan susu. Kudapan ini akan diberikan setiap Senin, Rabu, dan Jumat.
“Kami hanya menerima saja olahan yang sudah matang. Jadi yang mengurus makanan mungkin dari DKPP tersendiri, dan ketika diterima disini setiap pukul 10.00 WIB kita sudah sepakati bersama. Setiap jam 10.00 WIB makanan sudah ada serta anak-anak nanti setiap kelas itu sudah menyiapkan nasi, kemudian lauk pauknya akan diberikan,” bebernya.
Wulan menerangkan, kudapan akan diberikan kepada seluruh siswa yang telah terdaftar di dapodik, dengan keseluruhan 245 siswa. “Sudah include semua disitu data yang sudah ada, jadi Insya Allah semuanya kebagian,” ucapnya.

Baca juga: Serasi Gelar Bazar Sembako Murah di Tanah Sareal
Dengan sosialisasi ini diharapkan orang tua akan berfikir perlunya makanan yang sehat untuk anak-anak. Karena makanan sehat dapat menunjang otak anak.
Lanjut Wulan, dengan adanya gerakan ini diharapkan anak-anak dapat terbiasa. Tidak lagi jajan sembarangan, terbiasa makan makanan olahan di rumah dan makanan sehat.
“Begitupun dengan orang tuanya, jika orang tua malas menyiapkan makan untuk anak, mulai hari ini atau seterusnya mudah-mudahan dengan edukasi tadi jadi pemahamannya terbuka. Sehingga mereka (orang tua) berpikir sangat perlu, sangat penting membuat masakan sehat untuk anak,” pungkasnya.












