Dirbinmas PMJ Hadiri FGD Tentang Radikalisme dan Anti Pancasila

oleh -578 views
FGD (Forum Group Discusion)

JAKARTA, Kobra Post Online – Direktur Pembinaan Masyarakat (Dirbinmas) Polda Metro Jaya (PMJ) KBP Badya Wijaya menghadiri Forum Group Discusion (FGD) tentang Radikalisme dan Anti Pancasila di Hotel Palm Cengkareng, Jakarta Barat. Selasa (14/07/2020).

Forum Group Discusion merupakan program Polri yang diprakarsai oleh Direktorat Binmas untuk menjembatani warga dalam rangka mencari solusi pemecahan permasalahan atau isu-isu yang berkembang di masyarakat.

Dalam kegiatan ini di undang tiga narasumber antara lain, Romo Anthonius Benny Susetyo, Pr., M.I.Kom. dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Provinsi DKI Jakarta, Prof. Dr. KH. Dede Rosyada, M.A. Serta Direktur Perlindungan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol Drs. Herman Chaidir.

Adapun sebagai moderatornya yaitu Direktorat Pembinaan Masyarakat Sabena, S.Ikom., M.Ikom. (Universitas Mercubuana). Acara tersebut dihadiri oleh 60 orang yang terdiri dari Forum Kemitraan Religi Kamtibmas (FKRK) dan anggota penggiat Polda Metro Jaya.

Kegiatan itu dimulai pukul 09.30 WIB yang di buka oleh Dirbinmas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Badya Wijaya. Pada pukul 10.00 WIB, Romo Anthonius Benny Susetyo sebagai narasumber pertama menyampaikan materi dengan tema Pancasila Sebagai Dasar Negara Indonesia.

Lalu 30 menit kemudian giliran Prof. Dr. KH. Dede Rosyada memberikan materi tentang Pancasila Dalam Kehidupan Berbangsa dan Bernegara dalam Sudut Pandang Keagamaan.

Sedangkan Brigjen Pol. Drs. Herman Chaidir membahas tema Menelisik Akar Radikalisme dan Anti Pancasila pada pukul 13.00 WIB. Dan disambung dengan forum tanya jawab bersama Brigjen Pol Drs Herman Chaidir.

Baca juga : Satu Jam Mengaji Bersama Polisi di Masjid Cut Mutia Jakarta Pusat

Adapun hasil dari FGD itu adalah :

  • Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.
  • Antisipasi bahaya era digitalisasi dalam memecah belah persatuan bangsa, maka dianjurkan bijaklah dalam bermedia sosial.
  • Masyarakat Indonesia harus beragama. Pancasila sebagai dasar negara dan filosofi bangsa Indonesia.
  • Pancasila sebagai sumber dari segala sumber hukum.
  • Dalam Pancasila ada unsur Ketuhanan.
  • Menurut Prof Mahfud MD “Indonesia bukanlah negara agama dan juga bukan negara sekuler, tetapi religious natoin state atau negara kebangsaan yang berketuhanan.
  • Masyarakat Indonesia dikenal dengan budaya toleran dan rukun, baik dalam beragama ataupun bernegara.
  • Pancasila dipilih sebagai cara pandang bangsa yang menekankan kebebasan namun tetap berdasarkan peraturan perundang-undangan.
  • Fatwa MUI No.3/2004 tentang terorisme.
  • Sebagai bangsa yang besar kita tidak boleh melupakan sejarah dan perjuangan para pahlawan.

Selama kegiatan Forum Group Discusion berjalan dengan aman, tertib dan lancar dengan menerapkan protokol kesehatan.

Reporter          : Surya Suep

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *