Cerita Tukang Sol Sepatu di Tengah Pandemi Covid-19

oleh -342 views
Pandemi Covid-19
Mang Adang tukang sol sepatu/ sandal keliling yang pendapatannya menurun drastis. (Foto : Dok. Yaso)

BOGOR, Kobra Post Online – Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak pada sektor kesehatan. Namun, akibat virus ini telah menyerang sektor ekonomi dari berbagai kalangan.

Dampak dari Covid-19 amat terasa oleh para pekaku ekonomi kecil maupun besar yang mengalami kerugian, hingga tak jarang berakhir dengan gulung tikar. Pasalnya, akibat melonjaknya kasus terinfeksi, Pemerintah memberlakukan pembatasan aktivitas masyarakat. Terlebih lagi dengan kebijakan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat.

Meski Pemerintah menyiapkan bantuan sosial (bansos), namun masih jauh dari mencukupi. Bahkan tak sedikit warga kurang mampu tidak kebagian bansos, karena data penerima bantuan itu yang masih amburadul.

Seperti Mang Adang salah satu tukang sol sepatu/ sandal keliling yang mengalami pendapatannya menurun drastis. Ia mengaku penghasilannya sebagai tukang sol menurun lebih dari 50 persen dibanding sebelum pandemi Covid-19 ini. Jika sebelum pandemi setiap hari rata-rata bisa dapat 20 pasang sepatu/ sandal. Namun kini hanya 10 pasang, bahkan tidak ada sama sekali.

“Setiap satu pasang sepatu di patok harga Rp20 ribu. Sedangkan untuk satu pasang sandal Rp15 ribu,” tutur Adang yang mengaku sejak ada bansos dari pemerintah dirinya belum pernah kebagian.

Baca juga : Badut Sumringah, Dapat Nasi Padang dari Lurah Babakan

Lelaki asal Garut ini mengaku sudah lebih dari 22 tahun tinggal di Ciomas Rahayu Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor. Dengan bermodalkan benang dan lem setiap hari Mang Adang berjalan kaki berkeliling dari kampung ke kampung sebagai tukang sol sepatu/ sandal.

Reporter          : Yaso

Editor              : Rangga A.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *